1.057 Lowongan Kerja Dibuka di Depok Secara Online

Pemprov Jabar membuka 1.057 lowongan kerja dari 16 perusahaan dalam bursa kerja online di Depok. Ribuan pelamar mendaftar melalui aplikasi Nyari Gawe.

Sep 24, 2026 12:00 · 12 hari lalu
1.057 Lowongan Kerja Dibuka di Depok Secara Online
1.057 Lowongan Kerja Dibuka di Depok Secara Online

INFOBAIK I DEPOK,- Pemerintah Provinsi Jawa Barat membuka 1.057 kesempatan kerja dari 16 perusahaan dalam Bursa Kerja Online yang digelar di Kota Depok. 

Tingginya jumlah pelamar menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap akses pekerjaan yang dibuka secara langsung melalui platform digital.

Bursa kerja tersebut disiarkan secara langsung melalui akun TikTok Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, @dedimulyadiofficial, dari PT YKK Zipper Kota Depok, Rabu (23/9/2026). 

BACA JUGA: PLN UIP JBT Buka Lowongan Kerja ke Jepang Bagi Disabilitas

Dedi Mulyadi turut memantau proses perekrutan sekaligus mengajak masyarakat, khususnya warga Depok dan sekitarnya, memanfaatkan lowongan yang tersedia.

"Untuk warga Depok dan sekitarnya, silakan memanfaatkan bursa kerja ini dengan melamar melalui aplikasi Nyari Gawe. Pilih sesuai kualifikasi dan lowongan yang ditawarkan," ujar Dedi.

Salah satu perusahaan dengan jumlah kebutuhan tenaga kerja terbesar adalah Alfamart yang membuka 600 posisi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 100 posisi diperuntukkan bagi penyandang disabilitas.

Lowongan tersebut terbuka bagi pelamar dengan usia minimal 18 tahun hingga usia produktif, dengan pendidikan minimal SMA atau SMK. Tingginya minat pencari kerja terlihat dari jumlah pendaftar yang telah mencapai sekitar 1.700 orang melalui aplikasi Nyari Gawe saat bursa kerja berlangsung.

Dedi juga menyoroti persoalan batas usia dalam proses rekrutmen. Menurut dia, pekerja yang telah berusia lebih tua tetapi masih produktif tetap memiliki peluang untuk berkontribusi di dunia kerja.

"Saya menyarankan agar tidak ada pembatasan usia. Jika usia tua namun masih produktif maka seharusnya masih diperbolehkan kerja, bahkan bisa menjadi daya tarik tersendiri," katanya.

Selain Alfamart, PT XL Axiata membuka 200 posisi untuk warga Depok berusia 18 hingga 40 tahun. Saat siaran langsung berlangsung, jumlah pelamar yang tercatat melalui aplikasi Nyari Gawe telah mencapai 206 orang.

Kesempatan kerja juga tersedia di PT Ebara Indonesia dengan beragam posisi, termasuk pengemudi untuk kebutuhan manajemen perusahaan hingga pengemudi forklift. Perusahaan tersebut menyediakan puluhan lowongan dalam bursa kerja kali ini.

Sementara itu, sektor ritel turut menawarkan peluang bagi masyarakat. Indomaret menyediakan 50 lowongan khusus untuk wilayah Depok. Namun, jumlah peminatnya jauh melampaui kuota yang tersedia. Data saat siaran langsung menunjukkan lebih dari 2.000 pelamar telah mendaftar melalui aplikasi Nyari Gawe.

Pihak Indomaret menyebut sebagian besar pelamar bahkan berasal dari luar Depok, di antaranya Bandung, Bogor, hingga Sukabumi.

Selama sekitar satu jam, Dedi mempromosikan berbagai lowongan tersebut melalui siaran langsung TikTok dengan didampingi Wali Kota Depok Supian Suri. Ia meminta masyarakat tidak menunda proses pendaftaran karena kesempatan kerja yang tersedia berada di wilayah sekitar tempat tinggal mereka.

"Warga Depok beruntung, kita bikin bursa kerja, jadi bisa tahu banyak lowongan. Jangan tunda, ayo segera melamar kerja," ujar Dedi.

Supian Suri mengatakan bursa kerja secara langsung membantu masyarakat memperoleh informasi mengenai kebutuhan tenaga kerja sekaligus memudahkan proses pendaftaran melalui aplikasi Nyari Gawe.

"Ayo semangat, lamar segera karena lokasinya dekat, masih di Depok. Bisa dekat dengan keluarga, banyak lowongan bisa dicek," katanya.

Bursa Kerja Akan Diperluas ke Daerah Lain

Pemprov Jawa Barat berencana memperluas pelaksanaan bursa kerja serupa ke berbagai kabupaten dan kota lainnya. Sebelumnya, kegiatan tersebut telah digelar di Bekasi dan Depok dengan respons tinggi dari masyarakat pencari kerja.

Dedi meminta para bupati dan wali kota di Jawa Barat mengadopsi pola serupa dengan menggandeng perusahaan di wilayah masing-masing untuk membuka informasi kebutuhan tenaga kerja secara lebih terbuka.

"Bupati dan wali kota segera adopsi ini, segera laksanakan, agar perusahaan terbuka dengan lowongan kerja, saya hanya mendorong saja," ujarnya.

Menurut Dedi, pemerintah daerah memiliki posisi strategis karena lebih memahami kondisi industri dan kebutuhan tenaga kerja di wilayahnya. Karena itu, kepala daerah didorong lebih kreatif dalam mempertemukan perusahaan dengan pencari kerja.

Pemanfaatan aplikasi Nyari Gawe dinilai dapat menjadi salah satu instrumen untuk memperluas akses informasi pekerjaan sekaligus mempertemukan kebutuhan perusahaan dengan calon tenaga kerja.

Dedi mencontohkan potensi pasar kerja di Bekasi yang memiliki basis industri besar. Bursa kerja sebelumnya di wilayah tersebut baru melibatkan 15 perusahaan dengan sekitar 300 kesempatan kerja, sementara jumlah perusahaan di kawasan Bekasi diperkirakan mencapai sekitar 9.000.

"Kemarin hanya 15 perusahaan dan 300 kesempatan kerja. Padahal industri dan perusahaannya mencapai sekitar 9.000. Kalau 9.000 mengumumkan bisa ada 30.000 lowongan kerja," katanya.

Selain memperluas informasi lowongan, Dedi menekankan pentingnya memastikan proses rekrutmen berlangsung tanpa praktik percaloan. Ia juga meminta keamanan investasi di Jawa Barat terus dijaga agar aktivitas industri berkembang dan pada akhirnya membuka lebih banyak kesempatan kerja bagi masyarakat.

Dengan pola bursa kerja yang menghubungkan perusahaan, pemerintah daerah, dan pencari kerja melalui kanal digital, Pemprov Jabar mendorong agar informasi kebutuhan tenaga kerja tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat memperluas akses masyarakat terhadap peluang kerja yang tersedia di berbagai daerah.