1.173 Siswa Raup Rp483 Juta dari Bisnis Student Company

Sebanyak 1.173 siswa SMA dan SMK menghasilkan pendapatan Rp483 juta melalui Student Company. Program kewirausahaan ini mencetak wirausaha muda dan memperkuat ekonomi kreatif Indonesia.

Aug 3, 2026 12:00 · 2 bulan lalu
1.173 Siswa Raup Rp483 Juta dari Bisnis Student Company
1.173 Siswa Raup Rp483 Juta dari Bisnis Student Company

INFOBAIK I BANDUNG,- Sebanyak 1.173 siswa SMA dan SMK dari 45 sekolah di Indonesia berhasil membuktikan kemampuan mereka membangun bisnis sejak bangku sekolah dengan membukukan pendapatan kolektif lebih dari Rp483 juta melalui program Student Company. 

Capaian tersebut menunjukkan semakin kuatnya semangat kewirausahaan generasi muda sekaligus mempertegas potensi ekonomi kreatif sebagai motor pertumbuhan ekonomi nasional.

Prestasi tersebut lahir melalui program yang dijalankan Prestasi Junior Indonesia (PJI) lewat Zurich Entrepreneurship Program (ZEP) dan Starbucks Creative Youth Entrepreneurship Program (SCYEP). Program ini mendapat dukungan dari Zurich Indonesia, Z Zurich Foundation, Starbucks Indonesia, dan The Starbucks Foundation.

Selama mengikuti program, para peserta mendirikan 45 perusahaan siswa (Student Company) dan menjalankan seluruh proses bisnis secara langsung. Mereka melakukan riset pasar, mengembangkan produk dan merek, menyusun strategi pemasaran, mengelola keuangan, hingga memasarkan produk kepada konsumen dan mempresentasikan usahanya di hadapan investor.

Rangkaian program ditutup melalui ajang Prestasi Junior Indonesia Company of the Year Competition (PJI COY) 2026 yang berlangsung di Senayan Park, Jakarta, Sabtu (1/8/2026). Kompetisi tersebut mempertemukan perusahaan-perusahaan siswa terbaik yang telah melewati proses pembelajaran kewirausahaan berbasis pengalaman nyata.

Keberhasilan program ini sejalan dengan meningkatnya kontribusi sektor ekonomi kreatif terhadap perekonomian nasional. Berdasarkan Statistik Ekonomi Kreatif 2025, sektor ini menyumbang Rp1.757,87 triliun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia, tumbuh 6,86 persen atau melampaui pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,11 persen. Sektor ini juga menyerap sekitar 27,4 juta tenaga kerja.

Ketua Pengurus Prestasi Junior Indonesia, Pribadi Setiyanto, mengatakan pengembangan ekonomi kreatif harus dimulai dengan investasi pada sumber daya manusia, terutama generasi muda.

Menurutnya, Indonesia memiliki banyak talenta kreatif, namun membutuhkan lebih banyak ruang belajar yang mampu mengubah kreativitas menjadi inovasi, produk, dan nilai tambah bagi masyarakat. 

"Karena itu, Student Company dirancang sebagai pengalaman nyata membangun usaha sekaligus membentuk karakter, kepemimpinan, dan pola pikir kewirausahaan,"katanya, Senin (3/8/2026)

Semangat tersebut tercermin dari sembilan perusahaan siswa finalis PJI Company of the Year 2026. Mereka menghadirkan berbagai inovasi berbasis material lokal dan prinsip ekonomi sirkular, mulai dari bioleather berbahan pelepah pisang, produk rumah tangga dari serat daun nanas, hingga aneka produk bernilai tambah yang memanfaatkan tempurung kelapa, plastik daur ulang, dan material alami lainnya.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Irene Umar, mendorong generasi muda untuk terus menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak dini. 

"Menjadi entrepreneur bukan sekadar mendirikan perusahaan, tetapi memiliki keberanian mencoba, berkolaborasi, menerima masukan, dan belajar dari kegagalan untuk membangun karakter yang tangguh,"katanya

Country Manager Zurich Indonesia sekaligus Presiden Direktur PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk, Edhi Tjahja Negara, menilai pengalaman langsung dan pendampingan dari dunia industri menjadi faktor penting dalam mencetak wirausaha muda yang tangguh. 

"Melalui Zurich Entrepreneurship Program, para siswa memperoleh bimbingan, jejaring, dan pengalaman praktis dari para profesional agar lebih siap menghadapi tantangan dunia usaha,"ujarnya 

Sementara itu, Senior General Manager Corporate Communications PT Sari Coffee Indonesia (Starbucks Indonesia), Avolina Raharjanti, mengatakan kreativitas akan memberikan dampak nyata apabila mampu menjawab kebutuhan pelanggan. 

"Melalui Starbucks Creative Youth Entrepreneurship Program, para peserta didorong memahami pentingnya inovasi yang relevan, empati terhadap konsumen, dan keberanian menciptakan solusi yang memiliki daya saing,"ujarnya 

Dalam kompetisi PJI Company of the Year 2026, sembilan perusahaan siswa mempresentasikan perjalanan bisnis mereka melalui pameran produk, presentasi perusahaan, serta wawancara bersama dewan juri dari kalangan pengusaha, pemimpin perusahaan, dan profesional lintas industri. Penilaian meliputi inovasi produk, model bisnis, keberlanjutan, kepemimpinan, kinerja perusahaan, dan proses pembelajaran.

Dua perusahaan siswa terbaik akan mewakili Indonesia pada JA Asia Pacific Company of the Year Competition 2027 yang dijadwalkan berlangsung di Bali pada Maret 2027. Ajang tersebut menjadi kesempatan bagi generasi muda Indonesia untuk menunjukkan inovasi dan daya saing kewirausahaan di tingkat Asia Pasifik sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat pertumbuhan talenta ekonomi kreatif di kawasan.