30 UMKM Ikuti Pelatihan Bisnis Digital SBM ITB
30 UMKM Tanjung Raya mengikuti pelatihan bisnis digital SBM ITB dan FEB UNAND untuk meningkatkan kemampuan e-commerce dan memperluas pasar.
INFOBAIK I BANDUNG , - Sebanyak 30 pelaku UMKM di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mengikuti pelatihan bisnis digital dan klinik pendampingan yang digelar Kelompok Keahlian Entrepreneurship and Technology Management (ETM) SBM ITB bersama Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas (FEB UNAND).
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut berlangsung di Kantor Camat Tanjung Raya. Program ini menyasar pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha yang membutuhkan pendampingan untuk memperluas pengetahuan dan kemampuan dalam memanfaatkan e-commerce.
Pelatihan tersebut memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pemanfaatan platform digital untuk memasarkan produk. Para peserta juga mempelajari perangkat praktis yang dapat membantu mereka mengembangkan usaha dan menjangkau konsumen di luar wilayah Tanjung Raya.
Ketua pengabdian masyarakat, Dr. Evy Rachmawati Chaldun, membuka kegiatan dengan menyampaikan sambutan sekaligus memperkenalkan para peserta.
Camat Tanjung Raya Al Hafidh kemudian menyampaikan dukungannya terhadap program tersebut. Ia menilai pelatihan bisnis digital dapat membantu masyarakat meningkatkan kemampuan UMKM dan memperluas peluang pasar.
Selanjutnya, Prof. Wawan Dhewanto, Ph.D. memberikan materi mengenai strategi digitalisasi UMKM.
"Pemanfaatan platform seperti Tokopedia dan Shopee untuk membantu pelaku usaha memasarkan produk sekaligus membangun basis pelanggan yang lebih luas,"ujarnya, Rabu (12/8/2026)
Dr. Fajri Muharja dari FEB UNAND melanjutkan materi dengan membahas strategi membawa produk lokal menuju pasar yang lebih jauh melalui pemanfaatan teknologi digital.
Bayuningrat Hardjakaprabon, MBA kemudian mengajak peserta mengikuti sesi interaktif. Ia membagikan lembar kerja dan menggali pengalaman peserta dalam menjalankan usaha, termasuk pengalaman berjualan secara daring serta jenis produk yang mereka tawarkan.
Dr. Sahat Hutajulu memimpin sesi praktik penggunaan aplikasi Shopee. Peserta mempelajari proses pendaftaran akun hingga pengunggahan produk secara daring dengan panduan berbasis Canva.
Tim SBM ITB juga mendampingi peserta secara langsung saat menjalankan praktik melalui telepon genggam masing-masing. Tim tersebut terdiri atas Prof. Wawan Dhewanto, Ph.D.; Dr. Evy Rachmawati Chaldun; Bayuningrat Hardjakaprabon, MBA; Amilia Wulansari, M.Si.; Dr. Salfitrie Roos Maryunani; Dr. Sri Hartati; Dr. Sri Herliana; Qorri Aina, M.Si.; Dr. Leo Aldianto; dan Prof. Dr. Sudrajati Ratnaningtyas.
Praktik langsung membuat peserta lebih percaya diri menggunakan platform penjualan digital. Sejumlah peserta yang sebelumnya belum mengenal e-commerce mulai memahami cara mengoperasikan aplikasi dan memasarkan produk secara daring.
Aparat setempat dan pelaku UMKM Kecamatan Tanjung Raya memberikan respons positif terhadap kegiatan tersebut. Masyarakat juga berharap program pendampingan serupa dapat berlanjut untuk membantu UMKM lokal meningkatkan daya saing dan memperluas pasar.
Melalui program ini, KK ETM SBM ITB bersama FEB UNAND mendorong pelaku UMKM Tanjung Raya memanfaatkan teknologi digital secara lebih optimal. Pendampingan tersebut juga membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk mengembangkan bisnis secara adaptif, mandiri, dan berkelanjutan.
