77 Program CSR Len Jangkau 13 Ribu Penerima Manfaat

PT Len Industri menjalankan 77 program CSR sepanjang 2025 yang menjangkau 13 ribu penerima manfaat di 10 provinsi. ESG dan pemberdayaan UMKM jadi fokus utama perusahaan.

May 24, 2026 16:00 · 4 bulan lalu
77 Program CSR Len Jangkau 13 Ribu Penerima Manfaat
77 Program CSR Len Jangkau 13 Ribu Penerima Manfaat

INFOBAIK I BANDUNG,- PT Len Industri (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam membangun bisnis berkelanjutan melalui implementasi program Corporate Social Responsibility (CSR) dan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). 

Menjelang pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), perusahaan teknologi strategis nasional ini menunjukkan bahwa pertumbuhan bisnis dapat berjalan beriringan dengan dampak sosial yang nyata.

Sepanjang tahun 2025, Len berhasil menjalankan 77 program CSR yang menjangkau 13.325 penerima manfaat di 10 provinsi di Indonesia. 

Program-program tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan sekaligus memperkuat kontribusi sosial perusahaan di tengah transformasi industri nasional.

Melalui realisasi program senilai Rp2,98 miliar, Len menghadirkan berbagai inisiatif yang berfokus pada sektor pendidikan, lingkungan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.

Direktur Utama Joga Dharma Setiawan menegaskan bahwa program CSR Len tidak hanya sekadar aktivitas bantuan sosial, tetapi dirancang untuk menciptakan dampak jangka panjang bagi masyarakat.

“Bagi Len, keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari kinerja bisnis, tetapi juga dari sejauh mana perusahaan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan. Karena itu, program CSR kami dirancang agar tidak hanya bersifat bantuan sesaat, namun mampu menciptakan nilai sosial yang berkelanjutan,” ujarnya, Minggu (24/5/2026)

Mengusung tagline Len Go Smart – Go Welfare – Go Green, perusahaan menghadirkan berbagai program yang dirancang agar memiliki dampak terukur dan berkelanjutan.

Pada sektor pendidikan, Len memberikan bantuan pendidikan, renovasi sekolah dan perpustakaan, hingga program magang bersertifikat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Sementara di sektor ekonomi, Len aktif membina 487 UMKM melalui pelatihan, pendampingan, serta fasilitasi pameran guna meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.

Komitmen terhadap lingkungan juga diperkuat melalui program Len Go Green yang diwujudkan lewat penghijauan, pelestarian tanaman endemik, hingga penyediaan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) melalui kolaborasi program Kadieu.

Tak hanya fokus pada pembangunan ekonomi dan lingkungan, Len juga memperkuat kepedulian sosial melalui bantuan kebencanaan, bantuan untuk panti sosial, program Ramadhan Berbagi, hingga partisipasi dalam program Mudik Gratis BUMN.

Untuk memastikan efektivitas program berjalan optimal, Len turut melakukan pengukuran dampak sosial menggunakan metode Social Return on Investment (SROI). Hasil evaluasi menunjukkan bahwa berbagai program yang dijalankan mampu memberikan dampak sosial yang terukur dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Menurut Joga, penguatan program berbasis dampak akan terus menjadi fokus perusahaan ke depan.

“Len akan terus memperkuat kolaborasi dan memperluas jangkauan program agar manfaat yang dihasilkan semakin besar. Kami ingin memastikan bahwa setiap program CSR yang dijalankan benar-benar memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat,” tambahnya.

Atas konsistensi dalam menjalankan program CSR dan ESG, Len berhasil meraih penghargaan CSR Silver Winner – Pilar Lingkungan dari BUMN Track serta penghargaan CSR dari Pemerintah Kabupaten Subang.

Melalui penguatan ESG dan program CSR berkelanjutan, Len optimistis dapat terus tumbuh sebagai perusahaan teknologi strategis nasional yang tidak hanya mengejar pertumbuhan bisnis, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, lingkungan, dan pembangunan Indonesia secara berkelanjutan.