AIMI Dorong Pemerintah Tingkatkan Perlindungan Ibu Menyusui

Meski berbagai kebijakan telah diterapkan, data menunjukkan tren penurunan angka ASI eksklusif dalam beberapa tahun terakhir, serta rendahnya proporsi bayi yang mendapatkan ASI di satu jam pertama kelahiran.

Apr 21, 2025 13:45 · 1 tahun lalu
AIMI Dorong Pemerintah Tingkatkan Perlindungan Ibu Menyusui
AIMI Dorong Pemerintah Tingkatkan Perlindungan Ibu Menyusui

INFOBAIK I JAKARTA,- Dalam rangka memperingati 18 tahun dedikasinya dalam memperjuangkan hak ibu menyusui di Indonesia, Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) menggelar seminar daring bertajuk “Sebuah Refleksi 18 Tahun AIMI Terkait Kebijakan Perlindungan Menyusui di Indonesia”. Seminar ini menghadirkan tiga tokoh penting dalam perjuangan perlindungan menyusui di Indonesia: Irma Hidayana, Ph.D., Mia Sutanto, dan Lianita Prawindarti.

Acara ini menjadi ajang refleksi terhadap perjalanan panjang AIMI dan tantangan yang masih harus dihadapi dalam upaya meningkatkan angka pemberian ASI eksklusif di Indonesia. Meski berbagai kebijakan telah diterapkan, data menunjukkan tren penurunan angka ASI eksklusif dalam beberapa tahun terakhir, serta rendahnya proporsi bayi yang mendapatkan ASI di satu jam pertama kelahiran.

“Perjalanan kebijakan pemberian makanan bayi dan anak di Indonesia memang telah menunjukkan kemajuan, namun kita masih menghadapi banyak tantangan,” ungkap Mia Sutanto, Ketua Umum AIMI 2007–2018, Senin (21/4/2025)

Selama 18 tahun, AIMI aktif mengedukasi masyarakat, mendorong lahirnya regulasi seperti Peraturan Pemerintah No. 33 Tahun 2012 dan UU Kesejahteraan Ibu dan Anak (UU No. 4 Tahun 2024), serta konsisten melawan praktik pemasaran susu formula yang merugikan hak menyusui. Irma Hidayana menyoroti peran penting pengawasan terhadap pelanggaran kode pemasaran produk pengganti ASI, yang semakin kompleks dengan hadirnya influencer dan kolaborasi industri dengan tenaga kesehatan.

Lianita Prawindarti, Sekjen AIMI Pusat, menegaskan bahwa tantangan baru membutuhkan respons yang kuat dari semua pihak. “AIMI berkomitmen untuk terus memberikan edukasi dan mendorong kebijakan yang mendukung ibu menyusui.”

AIMI juga merumuskan sejumlah rekomendasi penting untuk masa depan perlindungan ibu menyusui, mulai dari peningkatan implementasi kebijakan, penyediaan ruang laktasi di tempat umum, hingga kampanye masif dan pelatihan tenaga kesehatan terkait laktasi.

“Keberhasilan menyusui adalah upaya kolektif. AIMI akan terus hadir sebagai penggerak, pengawas, dan pendamping bagi seluruh ibu menyusui di Indonesia,” tutup Nia Umar, Ketua Umum AIMI.