Aplikasi Pijar Telkom Fasilitasi Pelajar Go Global
INFOBAIK.ID SAYA BANDUNG,- PT Telkom Indonesia melalui aplikasi pembelajaran online, Pijar, siap memfasilitasi pemberi sekolah SMK maupun SMA yang memiliki talenta digital dengan daya saing global.
Pijar merupakan bagian dari Leap Telkom Digital atau payung brand produk dan layanan digital Telkom untuk mengakselerasi digitalisasi masyarakat Indonesia. Selain itu, Pijar juga merupakan produk dan layanan ekosistem edukasi di Indonesia secara end-to-end berupa platform pembelajaran berbasis digital untuk mendukung terciptanya SDM unggul Indonesia yang kompeten, inovatif, dan siap kerja.
CEO Pijar by Telkom Indonesia, Djufri Ardian mengatakan, semua generasi muda Indonesia harus bisa memiliki kemampuan yang mumpuni agar bisa bekerja di dunia global. Salah satu caranya adalah pelajar SMK/SMA memiliki kemampuan soft skill dan hard skill mumpuni dengan mengikuti pelatihan dari Pijar.
“Di samping program Pijar Mahir, saat ini ada ribuan pelatihan dari berbagai bidang, terutama saat ini kami memiliki Pijar Camp. Ini adalah program bootcamp yang bertujuan untuk membantu meningkatkan kompetensi bidang teknologi dan digital. Peserta berkesempatan dibor langsung dengan mentor yang kompeten di bidangnya,” kata Djufri dalam keterangan resminya
Sebelumnya, Pijar Telkom mengadakan kegiatan Moklets Talks #1 “Ciptakan Lulusan SMK Menjadi Talenta IT & Digital Berdaya Saing Global” di SMK Telkom Malang, Jawa Timur
Seminar yang lebih terasa seperti diskusi seru ini berlangsung pada pukul 09.00-11.00 WIB di SMK terbaik di Indonesia ini menghadirkan pembicara yang berkompeten seperti Head Of Ecosystem Education PT Telkom, Sri Safitri, Riza Wahono (Kepala Madrasah TechnoNatura) dan Heru Dewanto (Ketua Markija).
Selain diskusi, acara penutupan penandatanganan kerjasama SMK Telkom Malang dengan Markija terkait kolaborasi pengembangan dan pelatihan IT, magang industri bagi guru dan siswa, rekrutmen tenaga kerja, kegiatan pendidikan vokasi upskilling, dan teaching factory. Serta kerjasama SMK Telkom Malang dengan IFR untuk kolaborasi peningkatan kompetensi STEAM melalui program kompetisi robotik Scrimmage FTC FIRST Tech Challenge.
Djufri melanjutkan, Pijar Camp dikemas sangat menarik karena peserta bisa belajar dulu baru membayar belakangan. Kemudian akan diberikan sertifikat kredibel, pembekalan karir, bahkan sampai disalurkan ke dunia kerja yang relevan.
“Waktu belajarnya lima hari dalam seminggu secara online dengan materi pilihan DevOps Engineer, FullStack Website Developer, dan Fullstack Web and mobile developer. Peserta harus cepat mendaftar karena minat tinggi membuat kuota kelas cepat penuh,” sambungnya.
Selain itu, kata dia, demikian banyak program Pijar lainnya untuk peningkatan level skill global seperti Pijar Mahir Bahasa (pelatihan Bahasa Inggris/Bahasa Jepang untuk customer service/admin/sales dan lainnya. Pijar Mahir Digital (UI Designer, Social Media 101, Data Science, Animasi, dan lainnya.
“Pendidikan menjadi syarat utama menjadikan Indonesia menjadi negara maju. Di saat ini dan kedepannya, Telkom akan terus berpartisipasi mencerdaskan seluruh pemuda di Indonesia dengan terus mengembangkan Pijar,” ungkapnya.
Oleh karena itu, Head Of Ecosystem Education PT Telkom Sri Safitri mengatakan acara tersebut diproyeksikan untuk ikut berkontribusi dalam menjembatani siswa-siswi SMK Telkom Malang agar mampu bersaing dalam kompetisi dunia global.
Sementara itu, Kepala Madrasah TechnoNatura, Riza Wahono mengatakan pendidikan saat ini harus lebih dari sekedar mengajarkan fakta dan angka, melainkan harus ada pembelajaran soft skill, sosial, dan emosional.
“Karena hal inilah yang benar-benar bisa bermanfaat untuk menjadikan pemuda Indonesia bisa bersaing di dunia global,” tutupnya
