Awal Ramadhan 2025/1446 H Menurut Pemerintah dan Muhammadiyah

Bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah tinggal menghitung hari. Berdasarkan perhitungan kalender, umat Islam di Indonesia diperkirakan akan memulai ibadah puasa pada Sabtu, 1 Maret 2025.

Feb 25, 2025 16:00 · 2 tahun lalu
Awal Ramadhan 2025/1446 H Menurut  Pemerintah dan Muhammadiyah
Awal Ramadhan 2025/1446 H Menurut Pemerintah dan Muhammadiyah /Pikiran Rakyat

INFOBAIK I BANDUNG, - Bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah tinggal menghitung hari. Berdasarkan perhitungan kalender, umat Islam di Indonesia diperkirakan akan memulai ibadah puasa pada Sabtu, 1 Maret 2025.

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat pada akhir bulan Syaban untuk menetapkan tanggal resmi 1 Ramadhan 1446 H. Meskipun hasil sidang isbat masih dinantikan, kalender Hijriah yang diterbitkan Ditjen Bimas Islam Kemenag menunjukkan bahwa awal Ramadhan diperkirakan jatuh pada 1 Maret 2025.

Penentuan Awal Ramadhan 1446 H oleh Pemerintah

Sidang isbat yang dilakukan Kemenag menggunakan metode rukyat, yaitu dengan pengamatan langsung terhadap hilal. Dalam kalender Hijriah Kemenag, Ramadhan 1446 H berlangsung selama 30 hari, mulai 1 Maret hingga 31 Maret 2025. Meskipun demikian, kepastian mengenai awal puasa tetap menunggu keputusan resmi hasil sidang isbat yang akan digelar akhir Februari.

Prediksi Awal Ramadhan Menurut Muhammadiyah

Sementara itu, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadhan melalui metode hisab hakiki wujudul hilal. Berdasarkan Maklumat Nomor 1/MLM/1.0/E/2025, Muhammadiyah menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1446 H jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025. Perhitungan kalender Muhammadiyah menunjukkan bahwa bulan Ramadhan akan berlangsung selama 29 hari, berakhir pada 29 Maret 2025, sehingga Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1446 H jatuh pada Senin, 31 Maret 2025.

Kesamaan Prediksi Awal Ramadhan 2025

Meski terdapat perbedaan metode dalam menentukan hilal, hasil prediksi awal Ramadhan 2025 antara pemerintah dan Muhammadiyah menunjukkan tanggal yang sama, yaitu 1 Maret 2025. Hal ini tentu memberikan kemudahan bagi umat Islam dalam mempersiapkan diri menyambut bulan suci dengan penuh keimanan dan ketakwaan.

Bulan Ramadhan adalah momen istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah, memperbanyak amal kebaikan, serta menjaga persatuan dan kesatuan dalam menjalankan ibadah puasa. Dengan semakin dekatnya bulan suci ini, mari bersama-sama menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan semangat menjalankan ibadah dengan khusyuk.

####

Bulan Ramadhan 1446 Hijriah tiba sebentar lagi. Apabila dihitung mundur dari hari ini Sabtu, 22 Februari, sisa waktu menuju 1 Ramadhan tinggal tujuh hari.

Berikut tanggal prediksi awal Ramadhan pemerintah dan Muhammadiyah yang bisa dijadikan panduan umat Muslim Indonesia.

Prediksi awal Ramadhan pemerintah

Mengutip CNN Indonesia, Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) selalu menggelar sidang isbat untuk menentukan 1 Ramadhan pada akhir Syaban.

Sambil menunggu hasil sidang isbat, prediksi awal Ramadhan pemerintah bisa dilihat melalui kalender Hijriah yang diterbitkan Kemenag.

Dalam kalender yang dirilis Ditjen Bimas Islam Kemenag tersebut, 1 Ramadhan 1446 H jatuh pada 1 Maret 2025. Ramadhan tahun ini akan berlangsung selama 30 hari hingga 31 Maret 2025. Meski demikian, masyarakat tetap perlu menunggu hasil sidang isbat yang digelar akhir Februari nanti.

Puasa Ramadhan Muhammadiyah 2025 Mulai Tanggal Berapa?

Prediksi awal Ramadhan Muhammadiyah

Sementara itu, prediksi awal Ramadhan Muhammadiyah termaktub dalam Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 1/MLM/1.0/E/2025 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal dan Zulhijah 1446 H, bahwa 1 Ramadhan 1446 H jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025.

Dalam perhitungan Kalender Hijriyah Global Tunggal (KHGT) Muhammadiyah, Ramadhan tahun ini berlangsung selama 29 hari hingga 29 Maret 2025. Dengan demikian, Muhammadiyah menentukan tanggal 1 Syawal 1446 H pada Senin, 31 Maret 2025 M.

Muhammadiyah menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal, yaitu perhitungan astronomis yang memungkinkan penentuan awal bulan Hijriah tanpa harus melihat hilal secara langsung.

Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Agama menggunakan metode rukyat, yaitu pengamatan langsung terhadap hilal.

Meskipun terdapat perbedaan metode dalam menentukan hilal, prediksi awal Ramadhan 2025 antara Muhammadiyah dan pemerintah mungkin jatuh serentak.

Itulah prediksi awal Ramadhan pemerintah dan Muhammadiyah. Dengan demikian, umat Islam di Indonesia dapat mempersiapkan diri untuk menyambut bulan suci Ramadhan dengan penuh keimanan dan ketakwaan, serta menjaga persatuan dalam menjalankan ibadah puasa.