Bukalapak Cetak Pendapatan Rp4 Triliun pada Semester I 2026

Bukalapak juga membukukan Adjusted EBITDA positif Rp10 miliar, didorong pertumbuhan bisnis Gaming, transformasi operasional, dan peningkatan profitabilitas di segmen Mitra serta Investment.

Aug 6, 2026 18:00 · 2 bulan lalu
Bukalapak Cetak Pendapatan Rp4 Triliun pada Semester I 2026
Bukalapak Cetak Pendapatan Rp4 Triliun pada Semester I 2026

INFOBAIK I BANDUNG, – PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) melanjutkan perbaikan kinerja keuangan pada semester pertama 2026 dengan membukukan pendapatan sebesar Rp4 triliun atau tumbuh 29 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. 

Perseroan juga mempertahankan tren Adjusted EBITDA positif sepanjang enam bulan pertama tahun ini sebagai hasil dari transformasi bisnis dan disiplin operasional yang terus dijalankan.

Pada kuartal II 2026, Bukalapak mencatat pendapatan sebesar Rp1,6 triliun dengan margin kontribusi mencapai Rp72 miliar. Secara kumulatif, margin kontribusi pada semester I 2026 meningkat 11 persen menjadi Rp171 miliar.

Kinerja profitabilitas juga menunjukkan perbaikan. Bukalapak membukukan Adjusted EBITDA positif sebesar Rp6 miliar pada kuartal II 2026. Sepanjang semester I 2026, Adjusted EBITDA tercatat positif Rp10 miliar, meningkat sekitar Rp44 miliar dibandingkan posisi negatif Rp34 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Direktur PT Bukalapak.com Tbk, Victor Putra Lesmana, mengatakan capaian tersebut mencerminkan hasil transformasi yang terus berjalan meskipun kondisi ekonomi masih menghadapi berbagai tantangan.

"Adjusted EBITDA yang tetap positif sepanjang semester I 2026 mencerminkan kemajuan berkelanjutan dari transformasi yang kami jalankan. Di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh ketidakpastian, kami tetap berfokus pada disiplin operasional, peningkatan kualitas pendapatan, serta pengembangan bisnis yang berkelanjutan di seluruh segmen," ujar Victor, Kamis (6/8/2026)

Segmen Gaming kembali menjadi kontributor utama pendapatan Perseroan. Pada kuartal II 2026, segmen ini membukukan pendapatan Rp1,39 triliun. Secara kumulatif, pendapatan Gaming selama semester I 2026 mencapai Rp3,5 triliun atau tumbuh 42 persen secara tahunan, didorong oleh ekspansi bisnis internasional. Segmen tersebut juga mempertahankan Adjusted EBITDA positif sebesar Rp7 miliar pada kuartal II.

Di sisi lain, segmen Mitra Bukalapak mencatat pendapatan Rp152 miliar pada kuartal II 2026, turun dari Rp188 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Perseroan menjalankan strategi seleksi produk dengan fokus pada portofolio yang memiliki margin lebih tinggi sebagai bagian dari upaya memperkuat profitabilitas.

Strategi tersebut mendorong peningkatan kualitas kinerja segmen Mitra. Margin kontribusi Mitra tumbuh 48 persen menjadi Rp29 miliar pada kuartal II 2026. 

Adjusted EBITDA segmen ini juga berbalik positif menjadi Rp8 miliar, dibandingkan negatif Rp9 miliar pada kuartal II 2025.

Sementara itu, segmen Investment melalui BMoney melanjutkan tren pertumbuhan. Pendapatan semester I 2026 meningkat 68 persen secara tahunan menjadi Rp44 miliar dari Rp26 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Margin kontribusi turut naik 62 persen menjadi Rp15 miliar, didukung oleh pertumbuhan assets under management (AUM) yang telah melampaui Rp6 triliun.

Segmen Retail membukukan pendapatan Rp60 miliar pada kuartal II 2026. Perseroan mengoptimalkan pipeline produk, mengelola persediaan secara lebih efisien, serta memperluas jaringan gerai secara selektif. Dampak strategi tersebut membuat pendapatan semester I 2026 berada di level Rp139 miliar, turun 14 persen dibandingkan Rp162 miliar pada semester I 2025.

Victor menegaskan Perseroan akan melanjutkan strategi yang telah menunjukkan hasil positif di berbagai lini bisnis.

"Perkembangan positif yang berkelanjutan pada segmen Gaming, pencapaian Adjusted EBITDA positif segmen Mitra, dan pertumbuhan segmen Investment menunjukkan kemajuan dari strategi yang kami jalankan. Dengan dukungan neraca yang solid, kami akan terus menjaga disiplin operasional dan berfokus pada pertumbuhan berkelanjutan di seluruh segmen," pungkasnya.