Cara Lapor Jalan Rusak di Jawa Barat lewat HP
Cara lapor jalan rusak di Jawa Barat kini semakin mudah melalui aplikasi Sapawarga, SP4N-LAPOR, Teman Jabar, SMS 1708, hingga media sosial.
INFOBAIK I BANDUNG – Warga Jawa Barat kini dapat melaporkan jalan rusak dengan lebih mudah hanya melalui telepon genggam.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyediakan sejumlah kanal pengaduan digital yang memungkinkan masyarakat mengirim laporan lengkap beserta foto lokasi agar segera ditindaklanjuti.
Layanan ini memberi kesempatan kepada masyarakat untuk berperan aktif dalam mempercepat perbaikan infrastruktur jalan. Selain melaporkan kondisi jalan yang rusak, warga juga dapat memantau perkembangan penanganan aduan secara real-time hingga prosesnya selesai.
Cara paling mudah untuk menyampaikan laporan yaitu melalui aplikasi Sapawarga. Setelah mengunduh aplikasi di Google Play Store atau App Store, warga cukup membuat akun, membuka fitur Aduan Warga, kemudian mengisi deskripsi kerusakan jalan secara jelas dan kronologis.
Pelapor juga dianjurkan mencantumkan lokasi, waktu kejadian, serta mengunggah foto kondisi jalan sebagai bukti pendukung. Setelah laporan dikirim, sistem akan mengirimkan ID aduan melalui email sehingga masyarakat dapat memantau status penanganannya.
Selain menggunakan Sapawarga, masyarakat juga dapat menyampaikan laporan melalui layanan SP4N-LAPOR! di situs lapor.go.id, mengirim SMS ke 1708, maupun melalui media sosial X dengan menyertakan tagar #Lapor.
Pemprov Jawa Barat juga menyediakan platform Teman Jabar yang secara khusus menerima laporan terkait jalan rusak. Melalui situs tersebut, warga harus melakukan registrasi akun terlebih dahulu sebelum mengirimkan laporan.
Setelah laporan masuk, pemerintah akan melakukan proses verifikasi dan identifikasi. Aduan akan mendapatkan tanggapan maksimal dalam tujuh hari kerja sebelum dilanjutkan ke tahap penanganan sesuai hasil pemeriksaan di lapangan.
Agar laporan lebih cepat diproses, Pemprov Jawa Barat mengimbau masyarakat menyampaikan informasi secara lengkap, menggunakan bahasa Indonesia yang baik, serta menjelaskan lokasi kerusakan secara rinci. Bukti foto dari berbagai sudut juga dapat membantu petugas melakukan verifikasi lebih cepat.
Dengan berbagai kanal pengaduan digital tersebut, warga Jawa Barat kini tidak perlu datang langsung ke kantor pemerintahan untuk melaporkan jalan rusak. Cukup melalui ponsel, masyarakat dapat berpartisipasi mengawasi kondisi infrastruktur sekaligus membantu pemerintah mempercepat perbaikan jalan di berbagai daerah.
