Era Otomasi Pos Indonesia! Mesin Sortir Robotik di Yogyakarta Tembus 3.000 Paket per Jam

Transformasi digital Pos Indonesia semakin nyata! SPP Yogyakarta kini dilengkapi 45 robot sortir berbasis RFID dengan kapasitas hingga 3.000 paket per jam, menghadirkan efisiensi, akurasi, dan percepatan layanan logistik nasional.

May 2, 2026 10:00 · 5 bulan lalu
Era Otomasi Pos Indonesia! Mesin Sortir Robotik di Yogyakarta Tembus 3.000 Paket per Jam
Era Otomasi Pos Indonesia! Mesin Sortir Robotik di Yogyakarta Tembus 3.000 Paket per Jam

INFOBAIK I YOGYAKARTA, – Sentral Pengolahan Pos (SPP) Yogyakarta menjadi titik ketiga dari pengimplementasian Mesin Sortir Robotik. 

Implementasi penggunaan Mesin Sortir Robotik di SPP Yogyakarta diresmikan pada 30 April 2026 oleh Direktur Utama PosIND Daud Joseph didampingi Direktur Operasi PosIND Donny Maya Wardhana. Peresmian juga dihadiri oleh EVP berserta Deputi EVP, Deputi OVP Regional 4 Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, EGM KCU Yogyakarta, OGM SPP Yogyakarta.

Jos sapaan Direktur Utama PosIND mengatakan peresmian ini bukan sekedar peremajaan alat kerja, melainkan manifestasi dari transformasi yang dilakukan Perusahaan. 

“Saat ini Pos Indonesia sedang disiapkan untuk menjadi Holding Company Logistik di Indonesia, karenanya kita dituntut untuk membangun infrastruktur yang Tangguh, efisien, serta terintegrasi secara digital,” Ungkap Jos, Jumat (1/5/2026)

Peresmian teknologi robotic ini menandakan bahwa SPP Yogyakarta telah terdigitalisasi dan terotomasi secara penuh. Kini SPP Yogyakarta didukung oleh 45 unit robot dengan kapasitas sortir mencapai 3.000 kiriman per jam. 

Sortir Robotik ini menggunakan teknologi Radio Frequency Identification atau RFID, yaitu teknologi nirkabel yang berfungsi mempercepat efisiensi alur kerja dilakukan untuk mempermudah proses loading dan unloading kiriman. 

Selain itu, mekanisasi perpindahan barang dilakukan untuk melalui efisiensi alur kerja melalui Sistem Konveyor. 

Adapun, Direktur Operasi PosIND, Donny Maya Wardhana mengatakan penggunaan robotic tidak hanya mempercepat proses pengiriman dan meminimalisasi human error, tapi akan meningkatkan efisiensi biaya operasional. 

"Harapannya teknologi ini akan meningkatkan kepastian layanan bagi pelanggan dan berdampak pada peningkatan volume kiriman,” ujar Donny

Otomasi melalui Mesin Sortir Robotik untuk meningkatkan layanan pengiriman mulai digunakan sejak November 2024. Sebelumnya, Mesin Sortir Robotik telah terlebih dulu digunakan di SPP Surabaya dan SPP Jakarta. Pemanfaatan teknologi ini di SPP Yogyakarta merupakan bukti bahwa Pos Indonesia terus berbenah. 

Hal ini juga dilakukan untuk memenuhi mandat dari Danantara Indonesia untuk melakukan konsolidasi sejulah Perusahaan BUMN bidang logistik menjadi satu di bawah naungan Pos Indonesia. 

Kebijakan ini merupakan langkah efisiensi untuk menekan biaya logistic nasional sekaligus mengintegrasikan operasional antar Perusahaan.