Evalube x Legend Riders Java Adventure Ride 2025: Aksi Legenda Otomotif Dorong Wisata Jawa Barat
Kegiatan touring ini akan berlangsung selama lima hari, mulai 1 hingga 5 Mei 2025, menjelajahi berbagai kota di Pulau Jawa sejauh 1.250 km.
INFOBAIK I BANDUNG,- Dalam upaya mendorong potensi pariwisata di Jawa Barat, puluhan legenda otomotif Indonesia kembali mengaspal dalam ajang Evalube x Legend Riders Java Adventure Ride 2025. Kegiatan touring ini akan berlangsung selama lima hari, mulai 1 hingga 5 Mei 2025, menjelajahi berbagai kota di Pulau Jawa sejauh 1.250 km.
Dilepas dari Jakarta dan menjejakkan Pit Stop pertama di Bandung, para pengendara akan melanjutkan perjalanan menuju Sumedang, Cirebon, Banjar, hingga melintasi kawasan Ujung Kulon di Banten, sebelum akhirnya finis kembali di Jakarta.
Marketing Manager Evalube, Ivan Rastianto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Evalube sebagai produk oli asli Indonesia untuk lebih dekat dengan komunitas motor dan mendukung konsep ekonomi sirkular melalui pariwisata.
“Kita ingin memperkenalkan potensi wisata di jalur touring ini. Bukan hanya pengendara yang menikmati perjalanan, tapi juga masyarakat lokal yang mendapatkan dampak positif,” ujar Ivan di Bandung
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kebersamaan, namun juga membawa misi sosial. Di antaranya para peserta akan menyampaikan dukungan sarana ke SDN Taman Jaya 1, di daerah penyangga Taman Nasional Ujung Kulon.
Yomie Harlin, Commercial Director Evalube, menyebut kolaborasi dengan Legend Riders yang sudah berlangsung keempat terakhir ini adalah wujud persaudaraan antara Evalube dan komunitas motor Indonesia.
“Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini, mulai dari komunitas Legend Riders, bengkel, hingga mitra distributor Evalube,” tuturnya.
Legend Riders Club sendiri merupakan komunitas motor berkapasitas 150 cc ke atas yang beranggotakan para legenda otomotif nasional seperti Dolly Indra Nasution, Chepot Hani Wiano, hingga Agung Prabowo.
Ketua Panitia Touring, Dolly Indra Nasution, menyatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar menantang jalur lintas kota, namun juga menjadi wadah kontribusi kepada masyarakat.
“Touring ini bukan hanya untuk nostalgia, tapi juga sebagai bentuk kontribusi nyata kami kepada lingkungan sekitar,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Legend Riders Chepot Hani Wiano menambahkan, touring menjadi cara menjaga semangat dan solidaritas. “Kalau tidak ada touring, rasanya seperti ada yang kurang,” ucapnya sambil tersenyum.
Ajang ini membuktikan bahwa semangat kebersamaan dan cinta otomotif tidak hilang oleh waktu—terlebih jika diselaraskan dengan tujuan mulia untuk memperkenalkan kekayaan alam dan budaya Indonesia.
