Film-film Indonesia Ini Pernah Dilirik Studio Asing

Perusahaan Korea Selatan Barunson E&A resmi bekerja sama dengan rumah produksi Imajinari untuk memegang lisensi internasional remake Agak Laen (2024), Tinggal Meninggal, hingga Agak Laen 2.

Apr 2, 2026 18:00 · 6 bulan lalu
Film-film Indonesia Ini Pernah Dilirik Studio Asing
Film-film Indonesia Ini Pernah Dilirik Studio Asing /Topcareer

INFOBAIK I BANDUNG,-Perusahaan Korea Selatan Barunson E&A resmi bekerja sama dengan rumah produksi Imajinari untuk memegang lisensi internasional remake Agak Laen (2024), Tinggal Meninggal, hingga Agak Laen 2.

Perusahaan film Indonesia dan Korea Selatan itu menyepakati kerja sama dalam Hong Kong FilmArt pada Maret 2025. Namun, belum ada kabar resmi terkait rencana produksi dari Barunson E&A setelah mendapat lisensi tiga film milik Imajinari.

"Saat ini pasti lisensi internasional dari ketiga IP tersebut telah dikerjakan samakan dengan Barunson E&A. Mari kita melakukan yang terbaik," ujar Chief Creative Officer Imajinari, Ernest Prakasa, dalam keterangan resmi

Kerja sama ini menjadi pencapaian baru bagi Imajinari maupun industri film Indonesia. Namun sebelumnya, beberapa film Indonesia juga sempat diputar di studio asing.

Get Married (2007) menjadi salah satu film yang mendapat remake versi luar negeri karena dibuat ulang di Vietnam. Namun, ada pula film Indonesia yang status produksinya tak jelas meski sempat akan dibuat ulang.

Berikut 4 film Indonesia yang pernah diputar di studio luar negeri.

1. Menikah (2007)

Get Married (2007) mempunyai remake versi Vietnam berjudul Ngay Mai, Mai Cuoi yang tayang pada September 2017. Film itu dibuat ulang setelah hak ciptanya dibeli perusahaan film Live On.

Remake versi Vietnam tidak lepas dari kesuksesan Get Married di Indonesia. Get Married menjadi film Indonesia terlaris pada tahun 2007 dengan 1,3 juta penonton dan meraih tiga Piala Citra FFI 2007.

2. Laskar Pelangi (2008)

Film legendaris Laskar Pelangi juga sempat diputar di studio luar negeri pada tahun 2011. Kala itu, novelis Andrea Hirata mengungkapkan langsung bahwa agennya sempat menghubungi Plan B, rumah produksi besutan Brad Pitt.

Plan B disebut mengutarakan minatnya untuk mengadaptasi Laskar Pelangi menjadi versi Hollywood. Namun, kabar itu tidak kunjung terwujud setelah lebih dari satu dekade.

3. Pengabdi Setan (2017)

Pengabdi Setan versi Joko Anwar juga pernah dilirik studio CJ Entertainment saat tayang pada tahun 2017. Kala itu, produser Sunil Samtani menghubungi perwakilan CJ Entertainment yang mengutarakan niatnya membuat remake Pengabdi Setan.

Meski begitu, produksi Pengabdi Setan itu belum diumumkan hingga sekarang. Sementara itu, Pengabdi Setan telah dilanjutkan dengan sekuel berjudul Pengabdi Setan 2: Communion.

4. Serangan (2011)

The Raid sempat resmi diumumkan akan digarap ulang versi Hollywood. Remake film laga itu bahkan sudah mendapuk Patrick Hughes sebagai sutradara dan Michael Bay sebagai produser.

Namun, dikutip dari ComicBook, Frank Grillo yang sempat direkrut sebagai pemeran The Raid versi Hollywood menyatakan proyek itu batal diproduksi.