FloDeg Hadir di RSHS Bandung, Bio Farma Percepat Transformasi Diagnostik Kanker Berbasis Teknologi Tinggi

PT Bio Farma (Persero), BUMN farmasi terbesar dan pionir industri kesehatan nasional, kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung transformasi sistem kesehatan Tanah Air.

Jul 4, 2025 08:00 · 1 tahun lalu
FloDeg Hadir di RSHS Bandung, Bio Farma Percepat Transformasi Diagnostik Kanker Berbasis Teknologi Tinggi
FloDeg Hadir di RSHS Bandung, Bio Farma Percepat Transformasi Diagnostik Kanker Berbasis Teknologi Tinggi

INFOBAIK I BANDUNG, – PT Bio Farma (Persero), BUMN farmasi terbesar dan pionir industri kesehatan nasional, kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung transformasi sistem kesehatan Tanah Air. Kali ini, langkah strategis tersebut diwujudkan dengan pendistribusian produk radiofarmaka Fludeoxyglucose-18F bermerek dagang FloDeg ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Distribusi ini melanjutkan keberhasilan sebelumnya ke tiga rumah sakit besar yakni RS Tzu Chi PIK Jakarta, RS Mitra Plumbon Cirebon, dan RS Mandaya Royal Puri Tangerang. Keempat rumah sakit ini menjadi pelopor pemanfaatan radiofarmaka produksi dalam negeri untuk layanan Positron Emission Tomography (PET) Scan, layanan medis canggih yang sebelumnya sangat bergantung pada produk impor.

“Bio Farma mengemban mandat strategis dari pemerintah untuk menghadirkan layanan kesehatan yang merata, modern, dan berkelanjutan,” ujar Shadiq Akasya, Direktur Utama PT Bio Farma (Persero), Kamis (3/7/2025) 

“FloDeg adalah bukti nyata inovasi anak bangsa yang siap menggeser dominasi produk luar dan memperkuat kemandirian nasional.”sambungnya

FloDeg diproduksi di fasilitas Cyclotron Bio Farma yang berlokasi di Kawasan Industri Cikarang—fasilitas pertama di Indonesia yang memiliki izin operasional penuh untuk memproduksi radiofarmaka modern. Fasilitas ini telah memenuhi standar CPOB dari BPOM dan keselamatan radiasi dari BAPETEN, dan diresmikan langsung oleh Menteri Kesehatan RI pada September 2024.

Langkah ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi besar Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam penguatan Ketahanan Sistem Kesehatan Nasional dan pengembangan industri bioteknologi-farmasi strategis berbasis teknologi tinggi.

Direktur Utama RSHS, dr. Rachim Dinata, menyampaikan bahwa kehadiran FloDeg menjadi tonggak penting dalam pelayanan diagnostik di RSHS. 

"Hari ini adalah momen bermakna bagi RSHS dan dunia kesehatan Indonesia. Radiofarmaka FDG-18 seperti FloDeg sangat krusial dalam deteksi dini kanker, gangguan neurologis, hingga kelainan jantung. Kami optimistis kehadiran FloDeg akan meningkatkan akurasi, efisiensi, dan jangkauan layanan PET Scan bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bio Farma atas kolaborasi dan dedikasinya dalam mengembangkan radiofarmaka nasional, serta berharap sinergi ini dapat terus diperkuat di masa depan.

Dengan dukungan sumber daya manusia unggul, infrastruktur canggih, dan rantai pasok khusus untuk bahan radioaktif, Bio Farma menempatkan Indonesia pada jalur percepatan menuju kemandirian farmasi nasional dan sebagai pemain penting dalam layanan kedokteran nuklir di Asia Tenggara.