Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026, Indonesia Tak Bisa Melihat Langsung

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 tidak terlihat langsung dari Indonesia.

Aug 12, 2026 12:00 · 2 bulan lalu
Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026, Indonesia Tak Bisa Melihat Langsung
Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026, Indonesia Tak Bisa Melihat Langsung

INFOBAIK I BANDUNG,- Fenomena langit langka akan menghiasi sejumlah wilayah dunia pada Rabu, 12 Agustus 2026. 

Gerhana Matahari Total akan membuat siang berubah gelap di kawasan yang dilintasi bayangan inti Bulan, tetapi masyarakat Indonesia tidak dapat menyaksikannya secara langsung.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan Gerhana Matahari Total terjadi ketika Matahari, Bulan, dan Bumi berada dalam satu garis lurus pada fase Bulan Baru. Posisi tersebut membuat Bulan menutupi seluruh piringan Matahari dari sudut pandang pengamat di wilayah yang masuk jalur umbra.

Wilayah yang hanya terkena bayangan samar atau penumbra akan mengalami Gerhana Matahari Sebagian. Sementara itu, wilayah yang masuk jalur totalitas dapat menyaksikan piringan Matahari tertutup sepenuhnya selama beberapa saat.

Mengutip Kompas TV, Indonesia Tidak Masuk Jalur Gerhana BMKG memastikan Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 tidak dapat diamati secara langsung dari Indonesia.

Jalur gerhana tidak melewati wilayah Indonesia. Selain itu, sebagian besar proses fenomena tersebut berlangsung ketika wilayah Indonesia memasuki malam hari.

Masyarakat di sejumlah wilayah Eropa, Rusia bagian utara, Afrika bagian barat laut, serta Amerika Utara berkesempatan menyaksikan Gerhana Matahari Total secara langsung.

Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG Teguh Rahayu mengatakan masyarakat Indonesia tetap dapat mengikuti fenomena tersebut melalui siaran langsung.

"Masyarakat Indonesia yang ingin menyaksikan peristiwa Gerhana Matahari Total dapat mengikutinya melalui kanal resmi NASA," ujar Teguh.

Jadwal Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026

Gerhana akan memasuki fase awal Gerhana Matahari Sebagian pada pukul 15.34 UT atau 22.34 WIB pada 12 Agustus 2026.

Fase Gerhana Matahari Total di lokasi awal akan dimulai pada pukul 16.57 UT atau 23.57 WIB.

Fenomena tersebut mencapai puncak pada pukul 17.45 UT atau 00.45 WIB pada 13 Agustus 2026.

Seluruh rangkaian gerhana akan berakhir pada pukul 19.57 UT atau sekitar 02.57 WIB pada 13 Agustus 2026.

Cara Menyaksikan Gerhana dari Indonesia

Masyarakat Indonesia dapat mengikuti Gerhana Matahari Total melalui layanan live streaming NASA.

NASA menjadwalkan siaran langsung mulai pukul 13.15 EDT pada Rabu, 12 Agustus 2026. Jika dikonversikan ke waktu Indonesia bagian barat, siaran tersebut dimulai sekitar 00.15 WIB pada Kamis, 13 Agustus 2026.

Masyarakat dapat mengikuti siaran melalui kanal resmi NASA Live.

Bagi masyarakat yang berada di wilayah pengamatan gerhana, keselamatan mata tetap menjadi perhatian utama. Pengamat tidak boleh melihat Matahari secara langsung tanpa perlindungan.

Pengamat perlu menggunakan kacamata khusus yang memiliki filter Matahari untuk melindungi mata selama proses pengamatan.