Google Earth Permudah Visualisasi dengan AI Nano Banana 2
Google Earth menghadirkan AI Nano Banana 2 yang memungkinkan pengguna membuat visual di atas citra satelit, menghidupkan lokasi bersejarah, hingga memvisualisasikan proyek properti dengan lebih mudah.
INFOBAIK I BANDUNG,- Google menghadirkan pembaruan besar pada Google Earth dengan mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan (AI) Nano Banana 2.
Fitur baru ini memungkinkan pengguna membuat visual berbasis AI langsung di atas citra satelit, foto udara, dan tampilan tiga dimensi untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pendidikan hingga perencanaan proyek.
Melalui pembaruan tersebut, pengguna Google Earth versi web kini dapat memilih lokasi di peta, membuka menu Buat Gambar, lalu mengetikkan deskripsi visual yang diinginkan. AI kemudian menghasilkan ilustrasi yang menyatu dengan kondisi lokasi asli sehingga mempermudah proses visualisasi.
Product Manager Google Earth, Bryan Horowitz, mengatakan fitur Nano Banana 2 sudah tersedia secara global. Menurutnya, pengguna kini dapat menghidupkan berbagai ide kreatif hanya dengan memilih lokasi di Google Earth.
Salah satu kemampuan paling menarik dari Nano Banana 2 adalah menghidupkan kembali lokasi bersejarah.
Guru dan pelajar, misalnya, dapat menampilkan visual kota kuno seperti Pompeii pada masa Kekaisaran Romawi sehingga proses pembelajaran sejarah menjadi lebih interaktif dan mudah dipahami.
Google juga menghadirkan kemampuan membuat infografik langsung di dalam Google Earth. Pengguna cukup memilih sebuah lokasi, seperti Patung Liberty, lalu meminta AI menyusun infografik yang memuat fakta-fakta penting. Sistem Gemini akan mencari informasi yang relevan, sementara Nano Banana 2 menyajikannya dalam bentuk visual.
Di sektor properti dan tata kota, Nano Banana 2 membantu arsitek, pengembang, dan perencana kota memvisualisasikan rancangan bangunan sebelum proyek dimulai. Pengguna dapat mengubah tampilan lahan kosong menjadi kawasan pertokoan, ruang terbuka hijau, maupun kompleks hunian sehingga konsep pembangunan lebih mudah dipresentasikan.
Fitur ini juga memungkinkan pengguna melihat gambaran rumah atau bangunan baru sebelum proses konstruksi berlangsung. AI dapat menempatkan desain bangunan secara fotorealistis pada lanskap asli sehingga memberikan ilustrasi yang lebih akurat.
Selain mendukung kebutuhan profesional, Nano Banana 2 membuka ruang bagi kreativitas pengguna. Google memperlihatkan contoh visual yang mengubah kawasan kantornya di Mountain View menjadi kota futuristis lengkap dengan kendaraan terbang, jalur bercahaya, kubah kaca, dan lanskap bergaya fiksi ilmiah.
Dengan integrasi Nano Banana 2, Google Earth tidak lagi hanya berfungsi sebagai aplikasi pemetaan digital, tetapi juga berkembang menjadi platform visualisasi berbasis AI yang mendukung pendidikan, arsitektur, perencanaan proyek, hingga eksplorasi ide kreatif. Pembaruan ini memperkuat pemanfaatan kecerdasan buatan dalam menghadirkan pengalaman visual yang lebih interaktif bagi pengguna di seluruh dunia.
