Kadin Jawa Barat Perluas Jejaring Bisnis ASEAN Lewat SIBS@ASEAN 2026

Kamar Dagang dan Industri Jawa Barat (Kadin Jabar) memperkuat peran dunia usaha daerah dalam forum internasional melalui partisipasi aktif pada Selangor International Business Summit (SIBS)@ASEAN 2026 yang berlangsung di Bandung pada 9–10 Juli 2026.

Jul 13, 2026 10:00 · 3 bulan lalu
Kadin Jawa Barat Perluas Jejaring Bisnis ASEAN Lewat SIBS@ASEAN 2026
Kadin Jawa Barat Perluas Jejaring Bisnis ASEAN Lewat SIBS@ASEAN 2026

INFOBAIK I BANDUNG,- Kamar Dagang dan Industri Jawa Barat (Kadin Jabar) memperkuat peran dunia usaha daerah dalam forum internasional melalui partisipasi aktif pada Selangor International Business Summit (SIBS)@ASEAN 2026 yang berlangsung di Bandung pada 9–10 Juli 2026. 

Keterlibatan tersebut membuka peluang investasi, perdagangan, dan kolaborasi lintas sektor antara Jawa Barat dan Selangor, Malaysia.

Ketua Kadin Jawa Barat, Almer Faiq Rusydi, mengatakan Kadin Jabar bertindak sebagai mitra strategis penyelenggaraan dengan memfasilitasi keterlibatan pelaku usaha Jawa Barat dalam berbagai agenda bisnis.

Kadin Jabar menghubungkan perusahaan dengan investor dan mitra potensial melalui forum business matching serta diskusi sektoral yang mencakup sektor kedirgantaraan, teknologi, industri kreatif, pengembangan properti, energi dan utilitas, serta perkeretaapian dan mobilitas.

"Pertemuan bisnis ini mempertemukan pelaku usaha, investor, pemerintah, dan institusi dari Indonesia maupun Malaysia," kata Almer, Senin (13/7/2026).

Menurutnya, partisipasi Kadin Jawa Barat dalam forum tersebut memperkuat upaya dunia usaha daerah untuk memperluas jejaring bisnis, meningkatkan daya saing, dan memperbesar akses ke pasar ASEAN.

Dalam rangkaian kegiatan itu, Kadin Jawa Barat juga menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan ASEAN Future Workforce Council (AFWC). Melalui kerja sama tersebut, Kadin Jawa Barat resmi menjadi Official Regional Partner AFWC di Provinsi Jawa Barat sekaligus Strategic Regional Implementing Partner AFWC di Indonesia.

Almer menjelaskan, kemitraan tersebut akan memperkuat pengembangan sumber daya manusia melalui peningkatan kompetensi, sertifikasi berstandar ASEAN, serta pengembangan jejaring bisnis dan investasi di tingkat regional.

"Kolaborasi ini diharapkan memperkuat posisi Jawa Barat sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi yang mampu membangun kerja sama internasional dan meningkatkan daya saing pelaku usaha dalam menghadapi integrasi ekonomi ASEAN,"pungkasnya