KDM Pilih Fokus Bangun Jabar Tanggapi Kritik sebagai Content Creator

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memilih fokus membangun Jawa Barat daripada menanggapi kritikan yang dialamatkan kepadanya sebagai seorang content creator.

Nov 5, 2025 23:14 · 11 bulan lalu
KDM Pilih Fokus Bangun Jabar Tanggapi Kritik sebagai Content Creator
KDM Pilih Fokus Bangun Jabar Tanggapi Kritik sebagai Content Creator

INFOBAIK I BANDUNG,- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memilih fokus membangun Jawa Barat daripada menanggapi kritikan yang dialamatkan kepadanya sebagai seorang pembuat konten. 

“Tidak meski marah atau emosional ketika ada yang mengatakan saya lebih sebagai pembuat konten karena kemampuan mengelola media sosial justru memberikan manfaat bagi warga Jabar,” ujar Dedi Mulyadi, Rabu (5/11/2025). 

Menurut KDM, sapaan akrab Dedi Mulyadi, dengan dirinya menjadi _content kreator_, Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat (Jabar) tidak perlu lagi mengeluarkan uang puluhan miliar untuk kerja sama media, membayar _buzzer_ dan _influencer_. 

“Dan akhirnya kita bisa menggunakan uang itu untuk kepentingan masyarakat,” katanya.   

Ia mencontohkan, fokus alokasi anggaran tersebut digunakan untuk membangun jalan sepanjang 664 kilometer, memasang 14.259 unit PJU, dan menormalisasi sungai sepanjang hampir 14 kilometer pada tahun 2025. 

“Tahun ini kita sudah bisa menyediakan satuan sambungan listrik bagi rakyat miskin secara gratis sebanyak 100 ribu satuan, perbaikan rutilahu 1.270 unit, 12 sekolah baru, ruang kelas baru 764 kelas, serta perbaikan 150 kelas,” sebutnya.  

Program lain yang dijalankan Pemdaprov Jabar tahun ini yakni memberikan asuransi kepada hampir 1 juta orang warga Jabar dibantu oleh bupati/wali kota, menyelesaikan permasalahan pengaduan masyarakat yang tercatat hampir 1.500 kasus, memberikan beasiswa berupa baju dan biaya sekolah gratis untuk 3.500 anak.

Menurut KDM, rangkaian keberhasilan itu dicapai dengan kerja keras. Ia mengajak semua fokus melaksanakan kegiatan pembangunan Jabar. 

“Kita menganggap berbagai sindiran, nyinyiran, otokritik yang dialamatkan kepada saya sebagai 'obat' agar saya tidak jumawa terus mawas diri dan konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat Jawa Barat,” tutupnya. 

Pernyataan KDM tersebut menanggapi hasil survei yang dilakukan Index Politica pada 1 – 10 Oktober 2025.

Hasil survei tersebut menempatkan KDM pada peringkat keempat tokoh politik yang paling diingat masyarakat dengan 5,12 persen suara. Perolehan tersebut di bawah Prabowo (37,12 persen), Joko Widodo (24,25 persen), dan Menteri Keuangan Purbaya (19,45 persen). 

Hasil lain pada elektabilitas calon presiden 2029, KDM menempati peringkat ketujuh dengan 2,50 persen suara di bawah Prabowo, Purbaya, Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, Agus Harimurti, dan Gibran Rakabuming.