Kiamat Sudah Dekat, Tandanya Terlihat dari Daun?

Hutan tropis, yang selama ini dikenal sebagai paru-paru Bumi, kini menghadapi ancaman besar akibat pemanasan global.

Feb 25, 2025 12:00 · 2 tahun lalu
Kiamat Sudah Dekat, Tandanya Terlihat dari Daun?
Kiamat Sudah Dekat, Tandanya Terlihat dari Daun? /Fakultas Hukum UMSU

INFOBAIK I BANDUNG,-Hutan tropis, yang selama ini dikenal sebagai paru-paru Bumi, kini menghadapi ancaman besar akibat pemanasan global. 

Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa daun pohon di hutan tropis mulai mencapai batas suhu kritis, yang menyebabkan proses fotosintesis berhenti.

Mengutip CNBC Indonesia, Gregory Goldsmith dari Chapman University di California, bersama timnya, menemukan bahwa beberapa daerah di hutan tropis telah mencapai temperatur yang terlalu panas bagi dedaunan.

"Studi menunjukkan bahwa dedaunan di hutan tropis di tempat dan waktu tertentu telah menembus batas temperatur kritis," kata Goldsmith.

Fotosintesis adalah proses vital bagi pohon untuk menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen. Namun, suhu tinggi hingga mencapai 46,7 derajat Celsius membuat proses ini terganggu. Bahkan, analisis menunjukkan bahwa sebagian kecil daun telah melampaui batas tersebut, meski hanya 0,01 persen dari sampel yang terkena suhu ekstrem ini sepanjang musim kering.

Penutupan pori-pori daun, yang dikenal sebagai stomata, menjadi salah satu mekanisme pertahanan pohon saat suhu terlalu panas. Sayangnya, hal ini membuat daun kehilangan kemampuan untuk mendinginkan diri, meningkatkan risiko kerusakan dan kematian daun.

Simulasi dari data NASA ECOSTRESS menunjukkan bahwa dalam waktu dekat, 1,4 persen kanopi hutan tropis bisa berhenti berfotosintesis karena pemanasan global. Jika kenaikan suhu global melampaui 3,9 derajat Celsius, seluruh hutan tropis dapat runtuh, mengakibatkan pohon-pohon mati satu per satu.

Peneliti menekankan bahwa meski simulasi menunjukkan probabilitas, kerusakan ekologis parah dapat terjadi lebih cepat dari perkiraan jika emisi gas rumah kaca tidak segera ditekan. "Kita harus segera bertindak untuk mencegah deforestasi dan menjaga keseimbangan ekosistem," ujar laporan penelitian tersebut.

Kondisi ini menjadi pengingat bahwa pemanasan global bukan hanya ancaman bagi manusia, tetapi juga bagi seluruh makhluk hidup. Upaya global untuk mengurangi emisi karbon dan melindungi hutan tropis menjadi langkah penting untuk mencegah bencana ekologis di masa depan.