Len Industri dan Kemendiktisaintek Siap Ciptakan Terobosan Teknologi Anak Bangsa

PT Len Industri (Persero), induk holding BUMN pertahanan DEFEND ID, resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) untuk mendorong kemandirian teknologi nasional, khususnya di bidang semikonduktor dan elektronika.

May 29, 2025 13:52 · 1 tahun lalu
Len Industri dan Kemendiktisaintek Siap Ciptakan Terobosan Teknologi Anak Bangsa
Len Industri dan Kemendiktisaintek Siap Ciptakan Terobosan Teknologi Anak Bangsa

INFOBAIK I BANDUNG,- PT Len Industri (Persero), induk holding BUMN pertahanan DEFEND ID, resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) untuk mendorong kemandirian teknologi nasional, khususnya di bidang semikonduktor dan elektronika.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung di kantor pusat PT Len Industri, Bandung. Turut hadir dalam acara ini Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Brian Yuliarto, Ph.D., didampingi Dirjen Riset Kemendiktisaintek, Dr. Mohammad Fauzan Adziman, serta jajaran Direksi PT Len Industri yang dipimpin oleh Direktur Utama, Prof. Joga Dharma Setiawan, Ph.D.

Direktur Utama Len menyampaikan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan Astacita Len, program strategis perusahaan yang mendukung visi Astacita Presiden. Salah satu fokus utamanya adalah pengembangan teknologi semikonduktor sebagai tulang punggung industri masa depan.

“Kami melihat semikonduktor sebagai sektor strategis yang harus dikuasai bangsa. Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan bahwa talenta dari pendidikan tinggi dan kemampuan industri dapat saling melengkapi,” ujar Prof. Joga, Rabu (25/5/2025)

Sementara itu, Prof. Brian Yuliarto mengungkapkan optimismenya terhadap kolaborasi ini yang dinilai mampu memperkuat ekosistem riset nasional.

“Kami ingin memastikan bahwa riset tidak berhenti di jurnal, tapi menjadi solusi nyata bagi industri. Kemendiktisaintek siap menggerakkan SDM riset untuk berkontribusi langsung pada penguatan industri strategis,” ungkapnya.

MoU ini mencakup pengembangan riset bersama di bidang semikonduktor, elektronika, dan penguatan rantai pasok nasional. Kolaborasi ini juga mencakup pengembangan SDM unggul, hilirisasi hasil riset, hingga upaya menciptakan daya saing global dari hasil inovasi dalam negeri.

Menurut Dirjen Riset Kemendiktisaintek, Dr. Mohammad Fauzan Adziman, Indonesia memiliki potensi besar untuk memimpin di sektor teknologi, asal mampu mengelola talenta dan membangun jejaring industri-pendidikan secara konsisten.

“Kemandirian teknologi dimulai dari keberanian membangun dari dalam. MoU ini menjadi titik tolak ke arah sana,” tegasnya.

Langkah ini sekaligus menandai transformasi pendekatan riset nasional — dari riset berbasis akademik menjadi riset berbasis kebutuhan industri dan pasar. Dengan target jangka panjang, kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong lahirnya produk-produk teknologi strategis karya anak bangsa yang mampu bersaing di kancah internasional.