Mengapa Tidur Siang di Hari Raya Idulfitri Selalu Terasa Istimewa?

Fenomena ini seolah menjadi tradisi tak tertulis yang terus dilakukan dari tahun ke tahun.

Mar 26, 2026 20:00 · 6 bulan lalu
Mengapa Tidur Siang di Hari Raya Idulfitri Selalu Terasa Istimewa?
Mengapa Tidur Siang di Hari Raya Idulfitri Selalu Terasa Istimewa? /Siloam Hospital

INFOBAIK I BANDUNG,- Setelah menikmati hidangan khas Lebaran seperti opor ayam dan ketupat serta bersilaturahmi dengan keluarga, banyak orang kembali ke rumah masing-masing untuk melakukan satu rutinitas yang tak pernah absen setiap tahunnya: tidur siang. 

Fenomena ini seolah menjadi tradisi tak tertulis yang terus dilakukan dari tahun ke tahun. Tapi, mengapa tidur siang di Hari Raya Idulfitri terasa berbeda?

Benarkah Habis Kerja Keras?

Mengutip detikcom, rasa kantuk di siang hari setelah perayaan sering kali dikaitkan dengan kelelahan akibat aktivitas yang padat. Sejak pagi, orang-orang sibuk bersiap, mengunjungi sanak saudara, hingga menikmati berbagai hidangan khas Lebaran. Setelah energi terkuras, tubuh pun meminta istirahat sejenak melalui tidur siang.

Fenomena tidur siang ini bukan sesuatu yang unik. Di berbagai negara, kebiasaan ini juga diterapkan dengan berbagai bentuknya. Di Spanyol, ada budaya "siesta" yang memungkinkan orang beristirahat sejenak pada sore hari, terutama untuk menghindari teriknya cuaca panas. Di negara-negara Skandinavia seperti Norwegia dan Swedia, bayi bahkan dibiarkan tidur siang di luar ruangan saat orang tua mereka beraktivitas. Sementara itu, di Jepang, praktik "inemuri" memungkinkan seseorang tidur di depan umum, bahkan dalam rapat kerja, sebagai simbol kerja keras.

Menurut Dr. Benjamin Smarr, pakar penelitian tidur di National Institutes of Health, tidur siang selama 20-30 menit dapat meningkatkan produktivitas dan fungsi kognitif seseorang. Namun, tidak sedikit yang merasa terlalu nyaman hingga tidur siang berlanjut menjadi dua jam atau lebih, membuat tombol tunda alarm menjadi sahabat akrab.

Tidur siang di Hari Raya Idulfitri memang terasa istimewa. Jika dilakukan dengan baik dan tidak berlebihan, tidur siang dapat mengembalikan energi untuk kembali melanjutkan silaturahmi dan menikmati momen kebersamaan di hari yang penuh berkah ini. Jadi, sudahkah kamu menyempatkan tidur siang di Lebaran kali ini?