Pep Guardiola Blak-blakan: Bukan Saya yang Usir De Bruyne!

Setelah sepuluh tahun mempersembahkan trofi demi trofi, sang maestro lapangan tengah tak lagi menjadi bagian dari rencana masa depan klub.

Apr 7, 2025 20:00 · 1 tahun lalu
Pep Guardiola Blak-blakan: Bukan Saya yang Usir De Bruyne!
Pep Guardiola Blak-blakan: Bukan Saya yang Usir De Bruyne! /AP

INFOBAIK I MANCHESTER,- Sebuah era penuh kejayaan di Etihad Stadium resmi mendekati akhir. Gelandang ikonik asal Belgia, Kevin De Bruyne, dipastikan akan meninggalkan Manchester City pada akhir musim 2024/2025. 

Setelah sepuluh tahun mempersembahkan trofi demi trofi, sang maestro lapangan tengah tak lagi menjadi bagian dari rencana masa depan klub.

Keputusan mengejutkan ini diumumkan oleh manajer Pep Guardiola, yang menyebut langkah tersebut sebagai bagian dari proses pembaruan skuad. Guardiola menegaskan bahwa keputusan tidak memperpanjang kontrak De Bruyne telah dibahas secara matang bersama direktur olahraga Txiki Begiristain dan manajemen klub.

“Saya, Txiki, dan klub yang menentukannya,” ungkap Guardiola dikutip bola.net.

 “Ini adalah keputusan klub. Tidak ada pemain yang lebih besar dari klub, termasuk Kevin.”sambungnya

Meskipun De Bruyne tidak menutup kemungkinan bertahan dengan peran yang lebih kecil, City memilih arah berbeda. Guardiola mengakui bahwa menggantikan sosok seperti De Bruyne bukanlah tugas mudah.

“Replika pemain seperti dia sangat sulit dicari,” ujar sang pelatih. “Dia memiliki kualitas unik yang tidak dimiliki pemain lain.”katanya

De Bruyne menjadi simbol kejayaan City dalam satu dekade terakhir. Bersama klub, ia telah meraih berbagai gelar domestik dan Eropa, menjadikannya salah satu pemain paling berprestasi dalam sejarah The Citizens.

Guardiola juga membandingkan kepergian De Bruyne dengan sosok Sergio Aguero yang legendaris. Menurutnya, ada pemain-pemain yang nilainya jauh melampaui statistik.

“Saya ingin Kevin dan Sergio abadi di sini, tapi itu tidak mungkin,” tuturnya. “Beberapa hal memang tak tergantikan karena terlalu penting.”

Kepergian De Bruyne menandai akhir dari salah satu babak paling sukses dalam sejarah Manchester City—sebuah perpisahan emosional, namun menjadi awal dari perjalanan baru bagi kedua belah pihak.