Program Pemedi Jabar Siap Tangkal Konten Negatif Media Sosial
INFOBAIK.ID I BANDUNG,- Masih maraknya konten negatif di media sosial (medsos) mengancam kehidupan masyarakat khususnya generasi muda.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat bekerja sama dengan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jabar akan meliris program
Pengawasan Media Digital (Pemedi) dengan dukungan seluruh lembaga penyiaran dan melibatkan seluruh pihak terkait.
"Saya titipkan ke KPID. Mudah-mudahan lengkaplah benteng pertahanan kita dalam penyiaran apapun medianya di Jawa Barat,"tegas Ridwan Kamil kepada wartawan usai mengikuti kegiatan
Peringatan HASIARDA dengan tema 'Penyiaran Sejahtera Jawa Barat Juara dalam rangka Peringatan HASIARNAS ke-90' di Kota Bandung, Selasa malam (6/6/2023).
Kang Emil sapaan Ridwan Kamil mengaku resah dengan maraknya konten negatif di media sosial. Ia menuturkan saat ini masyarakat dikejutkan dengan konsumsi konten negatif yang luput dari pengawasan negara.
Hal itu diakibatkan karena Undang-Undang belum menyentuh kepada konten-konten yang ada di medsos dan platform-platfom digital yang sifatnnya pribadi.
"Ini menjadi kegelisahan saya sebagai Gubernur. Meskipun dari atasnya belum ada, hakikatnya perlindungan kepada warga melebihi segalanya,"katanya
"Padahal hakikatnya informasi yang dirilis oleh individu-individu, kelompok-kelompok itu sekarang mayoritas dikonsumsi melalui hp-hp, smartphone oleh rakyat Jawa Barat," sambungnya
Adapun, Ketua KPID Jabar Adiyana Slamet menyampaikan bahwa di era distrupsi teknologi ini TV dan radio masih diminati oleh masyarakat di Indonesia.
"Penelitian tahun 2022 itu, 79 persen masyarakat Indonesia masih menonton televisi dan 47 persen penelitian versi katadata, masyarakat Indonesia mencari informasi yang benar itu di televisi," ucap Adiyana.
Hal ini menjadi bagian dari satu kebanggan bagi insan penyiaran. Pasalnya, Jabar adalah miniatur negara Indonesia.
Dia menambahkan, hal tersebut sejalan dengan amanah Gubernur Jabar Ridwan Kamil bahwa KPID harus mendorong lembaga penyiaran untuk inovatif, kreatif dan mendidik.
"Saya sebagai ketua KPID Provinsi Jawa Barat mewakili kawan-kawan Komisioner yang lain mengucapkan terima kasih atas dukungan, perhatian dari gubernur atas masalah penyiaran di Jawa Barat,"pungkasnya
