Telkom Akses Bangun 366.000 Port Baru pada Semester I 2026

Telkom Akses membangun 366.000 port baru, menggelar 20.223 km serat optik, dan menyelesaikan 3.417 km tower fiberisasi pada Semester I 2026.

Aug 8, 2026 14:00 · 2 bulan lalu
Telkom Akses Bangun 366.000 Port Baru pada Semester I 2026
Telkom Akses Bangun 366.000 Port Baru pada Semester I 2026

INFOBAIK I BANDUNG, – Perluasan infrastruktur digital terus bergerak sepanjang 2026. PT Telkom Akses mencatat pembangunan 366.000 port baru, penggelaran 20.223 kilometer kabel serat optik, serta penyelesaian 3.417 kilometer tower fiberisasi selama Semester I 2026.

Capaian tersebut memperkuat kapasitas jaringan akses PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) sekaligus menjawab kebutuhan konektivitas yang terus meningkat di berbagai wilayah Indonesia.

Telkom Akses menjalankan ekspansi tersebut melalui penguatan proses bisnis, digitalisasi operasional, optimalisasi sumber daya dan material, serta peningkatan keunggulan operasional dan layanan.

Perusahaan menilai pemerataan konektivitas tidak hanya berkaitan dengan kecepatan internet. Infrastruktur akses digital juga membuka peluang bagi masyarakat untuk memperoleh layanan telekomunikasi, pendidikan, layanan publik, hingga aktivitas ekonomi digital.

Setiap pembangunan jaringan serat optik menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan konektivitas sekaligus memperkuat fondasi ekosistem digital nasional.

CEO Telkom Akses Irphan Wijaya mengatakan, capaian Semester I 2026 mencerminkan konsistensi perusahaan dalam menjalankan transformasi operasional.

“Capaian Semester I 2026 merupakan hasil konsistensi transformasi yang dijalankan seluruh Warrior Telkom Akses untuk menghadirkan layanan yang semakin andal dan berkualitas,” kata Irphan, Sabtu (8/8/2026)

Menurut dia, Telkom Akses akan terus memperkuat transformasi operasional dan keunggulan layanan sebagai bagian dari TelkomGroup. Perusahaan juga akan meningkatkan tata kelola, kapabilitas, dan kolaborasi untuk menciptakan nilai berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan.

Dari sisi kualitas layanan, Telkom Akses juga mencatat sejumlah capaian positif. Kinerja Time to Install (TTI) 3x24 Jam mencapai 110,4 persen terhadap target, sedangkan Fulfillment Guarantee (FFG) mencapai 100,1 persen.

Sementara itu, Time to Repair (TTR) mencapai 127,9 persen dari target. Kinerja tersebut menunjukkan penguatan kemampuan operasional perusahaan dalam memenuhi kebutuhan instalasi dan perbaikan jaringan.

Telkom Akses juga mempercepat digitalisasi operasional dengan memanfaatkan teknologi berbasis data. Perusahaan mengarahkan pemanfaatan teknologi tersebut untuk mempercepat proses kerja, meningkatkan efisiensi, dan menjaga kualitas layanan.

Transformasi tersebut berjalan melalui empat fokus utama. Telkom Akses memperkuat proses bisnis dan tata kelola, mempercepat digitalisasi operasional, mengoptimalkan pengelolaan sumber daya dan material, serta meningkatkan keunggulan operasional.

Langkah tersebut juga mendukung transformasi TLKM 30, khususnya pada pilar operasional dan keunggulan layanan. TelkomGroup mendorong setiap entitas memperkuat budaya kerja, efisiensi proses, serta kualitas layanan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan.

Memasuki Semester II 2026, Telkom Akses menyiapkan sejumlah langkah lanjutan. Perusahaan akan memperluas jaringan akses, mempercepat fiberisasi, meningkatkan kualitas layanan, dan memperkuat sinergi dalam ekosistem TelkomGroup.

Telkom Akses juga meningkatkan kapasitas jaringan dan menyiapkan sumber daya manusia yang mampu mengikuti perkembangan teknologi. Selain itu, perusahaan memperkuat tata kelola serta budaya keselamatan kerja dalam seluruh kegiatan operasional.

Melalui langkah tersebut, Telkom Akses menargetkan penguatan infrastruktur akses digital yang semakin andal dan merata. Perusahaan juga menempatkan konektivitas sebagai salah satu fondasi penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.