Telkom Perkuat Pengembangan AI Nasional Melalui BigBox dan Data Center Canggih
Saat ini, Telkom sedang gencar mengembangkan berbagai solusi AI menggunakan data center milik sendiri, yang bisa dimanfaatkan di berbagai industri di Indonesia melalui BigBox yang merupakan platform digital Big Data dan Artificial On-Premise Telkom.
INFOBAIK I BANDUNG, - Salah satu pengembangan AI di Indonesia secara kontinyu dilakukan oleh perusahaan milik negara, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom).
Saat ini, Telkom sedang mengembangkan berbagai solusi AI menggunakan data center miliknya sendiri, yang dapat dimanfaatkan di berbagai industri di Indonesia melalui BigBox yang merupakan platform digital Big Data dan Artificial On-Premise Telkom.
Secara fungsinya, BigBox dapat dikatakan sebagai penyedia implementasi Big Data dengan berbagai fitur/layanan yang dimilikinya. Seperti solusi full stack, yang menjadikan BigBox sebagai ekosistem manajemen data end-to-end berupa akuisisi data, penyimpanan, dan analisis. BigBox juga memiliki Natural Language Processing (NLP) yang berfungsi mengidentifikasi komponen, termasuk Named Entity Recognity Speech (POS) Tagging dan Sentiment Detection.
Menurut Luca Cada Cora, CEO sebuah startup digital kecerdasan buatan, solusi AI dengan pusat data di dalam negeri sangat penting mengingat sebagian besar penyedia AI adalah perusahaan tertutup. Kemudian, ada kemungkinan data yang diinput dapat digunakan untuk pelatihan mereka tanpa persetujuan ataupun dengan persetujuan namun kita tidak sadar terhadap syarat dan ketentuan yang berlaku.
“Dengan adanya data center di dalam negeri, pelanggan B2B akan lebih percaya diri dalam menggunakannya karena data dan privasi lebih terjaga, terutama untuk industri besar seperti perbankan, minyak dan gas, dan firma hukum,” kata Luca dalam keterangan resminya
Adapun, Hermawansyah Hidayat, CEO Hidup dan CEO Bandung Initiative Moment (BIM) 2024-2025 menambahkan, akan menarik sekali jika ada elaborasi antara NLP dan pengembangan AI, karena sepengetahuannya, NLP digunakan untuk proses pengembangan pola pikir manusia. Akan tetapi jika bisa diterapkan ke AI, maka mungkin bisa meningkatkan kecerdasan AI ke depannya.
Keamanan data memiliki peran penting dalam pengembangan AI, karena data adalah komponen utama yang digunakan untuk melatih, menguji, dan mengoperasikan model AI. Pusat data menjadi kunci infrastruktur yang tidak hanya menyediakan kapasitas penyimpanan dan penyimpanan data dalam skala besar, tetapi juga memastikan keamanan data selama penyimpanan (saat istirahat) dan transfer (dalam perjalanan).
Dengan fitur seperti enkripsi, perlindungan jaringan, serta kontrol akses yang ketat, pusat data melindungi data sensitif seperti informasi pribadi atau bisnis dari kebocoran, manipulasi, dan ancaman siber lainnya.
Selain itu, data center juga menyediakan kapasitas tinggi yang dibutuhkan AI dalam menjalankan algoritma kompleks dalam skala besar.
Dengan infrastruktur komputasi modern seperti cloud computing dan GPU, data center memungkinkan AI berkembang secara cepat dan efisien, sekaligus tetap menjaga operasional yang aman. Fitur-fitur seperti redundansi data, pemantauan real-time, dan sistem pemulihan bencana memastikan kontinuitas dan kerahasiaan data yang digunakan dalam pengembangan AI. Dengan demikian, keamanan data dalam pusat data menciptakan ekosistem yang mendukung pengembangan AI yang inovatif, etis, dan berkualitas tinggi, serta membantu menjaga kepercayaan pengguna dan pemangku kepentingan.
“Telkom berkomitmen membangun ekosistem digital yang kuat melalui AI dengan menghadirkan infrastruktur data center yang andal. Dengan memproses data yang cepat, efisien, dan aman, kami memastikan perlindungan dari ancaman siber. Strategi investasi ini diwujudkan melalui platform BigBox sebagai solusi AI inovatif yang mendorong kemajuan Indonesia dan dapat dimanfaatkan oleh pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan,” jelas EVP Digital Business & Technology Telkom Indonesia, Komang Budi Aryasa.
Data center modern yang dimiliki Telkom telah dilengkapi dengan teknologi penyimpanan yang mampu menangani skala data besar.
“Dengan data center yang mumpuni, tentunya bisa mendukung pengembangan inovasi dan solusi AI yang lebih handal,”pungkasnya
