Telkomsel Upgrade Layanan 3G ke 4G/LTE di 504 Kota dan Kabupaten Secara Bertahap

Telkomsel akan melakukan proses peningkataan (upgrade) layanan jaringan 3G ke 4G/LTE di 504 kota dan kabupaten hingga akhir 2022.

Mar 27, 2022 12:46 · 5 tahun lalu
Telkomsel  Upgrade Layanan 3G ke 4G/LTE di 504 Kota dan Kabupaten Secara Bertahap
Telkomsel Upgrade Layanan 3G ke 4G/LTE di 504 Kota dan Kabupaten Secara Bertahap

INFOBAIK.ID I JAKARTA,-

Telkomsel akan melakukan proses peningkataan (upgrade) layanan jaringan 3G ke 4G/LTE di 504 kota dan kabupaten hingga akhir 2022.

Proses upgrade jaringan 3G ke 4G/LTE tersebut akan dilakukan secara berkala, dengan tahap pertama di mulai pada bulan Maret hingga Mei 2022 di 90 kota dan kabupaten, yang mencakup 766 kecamatan.

Sedangkan untuk tahap berikutnya akan dilanjutkan upgrade jaringan 3G ke 4G/LTE di 132 kota maupun kabupaten pada bulan Juni hingga Juli 2022, kemudian 178 kota dan kabupaten di bulan Agustus hingga Oktober 2022, dan 104 kota dan kabupaten pada bulan November sampai dengan Desember 2022.

Direktur Network Telkomsel Nugroho mengatakan, Maret 2022 akan menjadi tahap pertama Telkomsel dalam melakukan upgrade layanan jaringan 3G ke 4G/LTE secara bertahap di beberapa wilayah di Indonesia, dan ditargetkan selesai pada Mei 2022 sebelum kemudian dilanjutkan pada upgrade tahap kedua.

“Melalui pemerataan jaringan broadband ini, akan ada semakin banyak kesempatan yang terbuka bagi masyarakat Indonesia untuk menikmati dan memaksimalkan pengalaman akses broadband 4G/LTE yang lebih merata, cepat, dan dapat diandalkan, baik dalam memaksimalkan aktivitas digital sehari-hari maupun mengakselerasi transformasi digital hingga tingkat masyarakat di pelosok negeri,” ungkap Nugroho, Jumat (25/3/2022).

Untuk memastikan proses upgrade layanan 3G ke 4G/LTE secara bertahap dan terukur di seluruh wilayah di Indonesia dapat berjalan baik dan tidak mengurangi kenyamanan pelanggan, Telkomsel telah mempersiapkan seluruh action plan mulai dari persiapan teknis, sosialisasi kepada pelanggan, hingga tahapan mitigasi secara optimal, yang dilakukan hingga tingkat kecamatan di kota/kabupaten yang akan menjalani proses upgrade.

“Telkomsel juga akan terus melakukan pengkajian yang terukur dari setiap proses upgrade layanan 3G ke 4G/LTE di total 504 kota dan kabupaten untuk setiap periodenya. Pemutakhiran data, jadwal dan action plan juga akan terus dilakukan dengan menyesuaikan perkembangan proses pelaksanaan baik secara teknis maupun kesiapan ekosistem penggunaan di tingkat pelanggan,” ujarnya.

Selain itu, Telkomsel telah memulai rangkaian inisiatif untuk membantu masyarakat agar lebih mudah dalam mengakses jaringan 4G/LTE dengan menyediakan beragam program dan produk.

“Kami terus mengajak seluruh pelanggan yang masih menggunakan layanan 3G agar segera melakukan migrasi atau beralih ke layanan 4G/LTE untuk dapat menikmati pengalaman akses broadband melalui berbagai layanan yang ditawarkan dari Telkomsel,” jelasnya.

Bagi pelanggan yang ingin melakukan migrasi ke uSIM 4G bisa terlebih dahulu melakukan pengecekan terhadap ketersediaan jaringan 4G di wilayahnya dan dukungan 4G pada perangkat yang digunakan. Pengecekan dapat dilakukan dengan mudah melalui USSD Menu Browser (UMB) di *888*47#.

“Guna memastikan kelancaran proses upgrade layanan 3G ke 4G/LTE ini, Telkomsel sendiri telah memulai proses persiapan sejak 2021 lalu, dengan sukses melakukan penataan ulang (refarming) pita frekuensi 2.3 GHz untuk memaksimalkan penguatan kapasitas dan kualitas jaringan 4G/LTE yang ada,” terangnya.

Selain itu, Telkomsel bersama BAKTI Kominfo juga melakukan pengalihan seluruh ribuan BTS Universal Service Obligation (USO) di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) di sepanjang 2021 agar terhubung ke jaringan 4G/LTE Telkomsel.

“Kami juga telah mendapat kepercayaan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI untuk melanjutkan membangun 7.772 BTS USO 4G di wilayah 3T hingga akhir 2022, untuk mewujudkan pemerataan dan kesetaraan akses broadband terdepan yang akan membuka lebih banyak peluang penguatan ekosistem digital yang inklusif hingga pelosok negeri,” pungkasnya