Tips Hemat untuk Jemaah Haji dan Umrah 2025
Tahun ini para jemaah diimbau untuk menyiapkan dana tambahan sebagai uang saku, mengingat tren kenaikan biaya hidup di Arab Saudi.
INFOBAIK I BANDUNG, – Puncak ibadah haji 2025 akan segera dimulai. Ribuan jemaah haji asal Indonesia telah mulai berdatangan ke Tanah Suci untuk menjalani rangkaian ibadah yang sakral. Namun, tahun ini para jemaah diimbau untuk menyiapkan dana tambahan sebagai uang saku, mengingat tren kenaikan biaya hidup di Arab Saudi.
Menurut data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata pengeluaran satu wisatawan asal Indonesia yang melakukan perjalanan ke Arab Saudi pada tahun 2024 mencapai USD 2.633,92 atau sekitar Rp44,44 juta. Jumlah ini jauh lebih tinggi dibandingkan pengeluaran di negara-negara ASEAN yang hanya USD 1.142,43 atau sekitar Rp17,7 juta.
Biaya tersebut mencakup kebutuhan sehari-hari selama menjalani umrah maupun haji, termasuk akomodasi, makan, transportasi, serta keperluan pribadi lainnya. Kenaikan nilai tukar mata uang riyal Arab Saudi (SAR) terhadap rupiah (IDR) juga menjadi faktor utama meningkatnya biaya tersebut. Year to date (YTD), nilai tukar rupiah terhadap riyal tercatat naik 2,31%, dari Rp4.282/SAR menjadi Rp4.381/SAR.
Kondisi ini membuat para jemaah perlu lebih cermat dalam mengatur anggaran selama di Tanah Suci. Selain kebutuhan ibadah, pengeluaran tambahan juga bisa timbul dari oleh-oleh, komunikasi, dan transportasi lokal.
Tips Hemat untuk Jemaah Haji dan Umrah 2025:
Tukarkan uang rupiah ke riyal sebelum keberangkatan saat kurs sedang stabil
Gunakan aplikasi keuangan untuk memantau pengeluaran harian
Pilih penginapan dan makanan yang sesuai dengan anggaran
Hindari pembelian impulsif di pusat perbelanjaan
Dengan persiapan yang matang dan manajemen keuangan yang tepat, ibadah di Tanah Suci bisa tetap khusyuk tanpa beban keuangan berlebih.
