56 SPBU Flores Kembali Beroperasi Pascagempa NTT
Pertamina Patra Niaga memulihkan 56 SPBU di Flores pascagempa NTT. Distribusi BBM kembali normal dengan dukungan 33 mobil tangki.
INFOBAIK I FLORES, – Layanan pengisian bahan bakar minyak (BBM) di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), mulai kembali normal setelah Pertamina Patra Niaga menyelesaikan pemulihan 56 SPBU yang terdampak gempa bumi pada 15 Agustus 2026.
Pemulihan tersebut mencakup perbaikan sarana dan fasilitas SPBU, pembukaan kembali akses distribusi, serta penerapan skema alih suplai untuk menjaga ketersediaan BBM bagi masyarakat di wilayah terdampak.
VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan seluruh 56 SPBU di Flores kini telah kembali beroperasi penuh.
“Seluruh SPBU di Pulau Flores saat ini sudah kembali beroperasi. Ini merupakan hasil dari kerja cepat dan kolaboratif seluruh tim, mulai dari pemulihan sarana dan fasilitas, pembukaan akses distribusi, hingga penerapan skema alih suplai untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi,” ujar Kitty dalam keterangan resmi, Minggu (23/8/2026).
Sebanyak 56 SPBU tersebut tersebar di delapan kabupaten. Rinciannya, enam SPBU berada di Ngada, delapan di Manggarai, enam di Manggarai Timur, delapan di Manggarai Barat, 12 di Sikka, tujuh di Flores Timur, lima di Ende, dan empat di Nagekeo.
Selain operasional SPBU, kondisi kelistrikan di sejumlah fasilitas juga telah kembali normal. SPBU yang sebelumnya mengandalkan genset sebagai sumber listrik tambahan kini sebagian besar sudah dapat beroperasi tanpa dukungan tersebut.
Pertamina Patra Niaga juga mempercepat normalisasi distribusi BBM dengan menambah armada pendukung ke wilayah terdampak. Sebanyak 33 mobil tangki dikerahkan untuk membantu penyaluran BBM di sejumlah titik.
Dukungan Awak Mobil Tangki dari berbagai wilayah turut diperbantukan untuk menjaga kelancaran distribusi dan memastikan pasokan BBM tetap tersedia selama proses pemulihan pascagempa.
“Pertamina mengerahkan dukungan armada untuk mempercepat pemulihan distribusi. Dukungan ini dilakukan agar kegiatan distribusi dapat terus berjalan dan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi,” kata Kitty.
Dalam proses pemulihan, Pertamina Patra Niaga juga berkoordinasi dengan TNI, Polri, pemerintah daerah, serta konsumen industri. Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan energi bagi penanganan bencana maupun aktivitas masyarakat tetap terpenuhi.
Pertamina menegaskan pemulihan distribusi tidak hanya berfokus pada pengoperasian kembali SPBU, tetapi juga memastikan rantai pasok BBM di wilayah Flores terus berjalan.
“Kami akan terus menjaga ketersediaan stok, memperkuat distribusi, dan menyesuaikan pola suplai dengan kondisi lapangan sampai seluruh aktivitas energi di wilayah terdampak benar-benar kembali normal,” pungkasnya
