Arus Pergantian Tahun Padati Kereta Api, Lebih dari 17 Ribu Penumpang Berangkat dari Daop 2 Bandung dalam Sehari

Momentum pergantian tahun kembali menjadi magnet pergerakan masyarakat. Rabu, 31 Desember 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat lonjakan signifikan mobilitas pelanggan kereta api jarak jauh, menandai puncak arus perjalanan jelang Tahun Baru 2026.

Dec 31, 2025 19:15 · 9 bulan lalu
Arus Pergantian Tahun Padati Kereta Api, Lebih dari 17 Ribu Penumpang Berangkat dari Daop 2 Bandung dalam Sehari
Arus Pergantian Tahun Padati Kereta Api, Lebih dari 17 Ribu Penumpang Berangkat dari Daop 2 Bandung dalam Sehari

INFOBAIK I BANDUNG, - Momentum pergantian tahun kembali menjadi magnet pergerakan masyarakat. Rabu, 31 Desember 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat lonjakan signifikan mobilitas pelanggan kereta api jarak jauh, menandai puncak arus perjalanan jelang Tahun Baru 2026.

Hingga siang hari, sebanyak 17.904 pelanggan tercatat berangkat dari berbagai stasiun di wilayah Daop 2 Bandung. Stasiun Bandung menjadi simpul utama keberangkatan dengan 5.974 pelanggan, disusul Stasiun Kiaracondong 3.623 pelanggan, Stasiun Cianjur 1.087 pelanggan, Stasiun Tasikmalaya 1.077 pelanggan, dan Stasiun Purwakarta 859 pelanggan. Sisanya tersebar di stasiun-stasiun lain yang turut menopang arus perjalanan regional dan antarkota.

Tingginya angka tersebut bukan fenomena sesaat. Selama 14 hari masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, terhitung sejak 18 hingga 31 Desember 2025, total penumpang KA jarak jauh yang berangkat dari wilayah Daop 2 Bandung mencapai 282.923 pelanggan. Angka ini menunjukkan besarnya peran transportasi kereta api sebagai pilihan utama masyarakat untuk bepergian secara massal, aman, dan tepat waktu.

Tak hanya arus keberangkatan, Daop 2 Bandung juga menjadi tujuan favorit. Pada hari yang sama, hingga siang hari, 17.159 pelanggan tercatat tiba di wilayah ini. Stasiun Bandung kembali mendominasi dengan 5.818 pelanggan, diikuti Stasiun Kiaracondong 3.041 pelanggan, Stasiun Cianjur 1.356 pelanggan, Stasiun Tasikmalaya 1.062 pelanggan, serta Stasiun Cipatat 1.023 pelanggan. Secara kumulatif, jumlah penumpang yang tiba selama periode Nataru mencapai 280.789 pelanggan.

Lonjakan mobilitas tersebut turut tercermin dari tingkat penjualan tiket. Hingga 31 Desember 2025, 325.582 tiket KA jarak jauh telah terjual, atau setara dengan okupansi 113,3 persen dari total 287.316 tempat duduk yang disediakan. 

Tingkat keterisian di atas 100 persen ini terjadi karena sistem penjualan tiket yang dinamis, memungkinkan satu kursi digunakan oleh lebih dari satu pelanggan dengan tujuan antara dalam satu rangkaian perjalanan.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa tingginya volume penumpang merupakan dampak langsung meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang libur akhir tahun dan momen pergantian tahun.

Ia juga mengimbau pelanggan untuk lebih cermat mengatur waktu keberangkatan. 

“Kami mengingatkan pelanggan agar memperhatikan jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket dan datang lebih awal ke stasiun. Kepadatan lalu lintas menjelang malam tahun baru berpotensi menyebabkan keterlambatan perjalanan menuju stasiun,” ujarnya.

Kuswardojo menegaskan, KAI Daop 2 Bandung terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik selama masa Angkutan Nataru dengan mengedepankan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan, seiring tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api.