BNI Salurkan Bantuan Gempa NTT, 24 Outlet Tetap Beroperasi

BNI menyalurkan bantuan kebutuhan dasar bagi korban gempa NTT dan memastikan 24 dari 25 outlet serta 65 ATM tetap beroperasi di wilayah terdampak.

Aug 17, 2026 12:00 · 2 bulan lalu
BNI Salurkan Bantuan Gempa NTT, 24 Outlet Tetap Beroperasi
BNI Salurkan Bantuan Gempa NTT, 24 Outlet Tetap Beroperasi

INFOBAIK I BANDUNG,-Gempa bumi yang mengguncang sejumlah wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), mendorong PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) memperkuat dukungan bagi masyarakat terdampak sekaligus menjaga akses layanan perbankan di wilayah bencana.

BNI melalui program BNI Berbagi menyalurkan bantuan kebutuhan dasar bagi pengungsi dan masyarakat terdampak. BNI menyediakan air mineral, beras, mi instan, telur, minyak goreng, susu, biskuit, popok bayi, hingga peralatan dapur.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan BNI berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan pemangku kepentingan untuk memetakan kebutuhan masyarakat di sejumlah lokasi terdampak.

“Dalam kondisi tanggap darurat, BNI hadir untuk membantu memenuhi kebutuhan yang paling mendesak agar dukungan dapat segera dirasakan masyarakat terdampak,” ujar Okki, Senin (16/8/2026).

BNI menyalurkan bantuan secara bertahap ke sejumlah wilayah, termasuk Ende, Borong, Labuan Bajo, Maumere, dan Ruteng. Bank juga akan menyesuaikan bantuan berikutnya dengan perkembangan kebutuhan di lapangan.

“Penyaluran ini merupakan bantuan tahap awal BNI. Kami akan terus memantau perkembangan kondisi dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta BPBD untuk menentukan dukungan lanjutan yang paling dibutuhkan masyarakat,” kata Okki.

BNI juga menjaga operasional layanan perbankan di wilayah terdampak dengan mengutamakan keselamatan pegawai dan nasabah.

Dari 25 outlet BNI di area Ende dan Maumere, sebanyak 24 outlet tetap beroperasi. Sementara itu, BNI menghentikan sementara operasional KCP Borong karena keretakan pada bangunan membutuhkan perbaikan.

BNI juga mempertahankan operasional 65 dari total 67 mesin ATM di area tersebut. Dua ATM di KCP Borong sementara tidak beroperasi.

Untuk menjaga akses transaksi nasabah KCP Borong, BNI menyiapkan O-Branch atau layanan perbankan bergerak selama proses perbaikan berlangsung. Nasabah juga dapat memanfaatkan jaringan kantor BNI lainnya serta kanal elektronik dan digital.

“Keselamatan pegawai dan nasabah menjadi prioritas. Dengan dukungan jaringan kantor, O-Branch, serta kanal elektronik dan digital, kami memastikan kebutuhan layanan perbankan masyarakat tetap dapat terlayani selama proses pemulihan,” jelas Okki.

BNI akan mengaktifkan kembali KCP Borong setelah kondisi bangunan memenuhi standar keamanan dan memungkinkan pegawai serta nasabah beraktivitas di dalamnya.

BNI menjalankan dukungan tersebut sebagai bagian dari sinergi Keluarga Besar BUMN di bawah koordinasi Danantara Indonesia. BNI juga akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan untuk mendukung penanganan dampak gempa hingga proses pemulihan masyarakat.