Bongkar Cara Cegah HP Dibajak, Rekening M-Banking Aman dari Peretas

Tips penting agar HP tidak dibajak dan rekening mobile banking tetap aman.

Jun 20, 2026 09:00 · 4 bulan lalu
Bongkar Cara Cegah HP Dibajak, Rekening M-Banking Aman dari Peretas
Bongkar Cara Cegah HP Dibajak, Rekening M-Banking Aman dari Peretas

INFOBAIK I BANDUNG ,– Ancaman kejahatan siber yang terus meningkat membuat pengguna ponsel dan layanan mobile banking harus semakin waspada. Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat (NSA) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membagikan sejumlah langkah penting untuk melindungi perangkat seluler dari aksi peretasan yang dapat menguras rekening nasabah.

NSA melalui panduan Mobile Device Best Practices meminta pengguna mengaktifkan fitur keamanan ponsel, termasuk penggunaan PIN enam digit dan opsi penghapusan data otomatis setelah 10 kali kesalahan memasukkan PIN. Langkah ini dinilai efektif untuk mencegah akses ilegal ketika perangkat jatuh ke tangan orang lain.

Selain itu, NSA mengimbau pengguna mematikan Bluetooth dan jaringan WiFi saat tidak digunakan. Pengguna juga disarankan menghapus jaringan WiFi publik yang tersimpan di perangkat karena berpotensi menjadi celah bagi pelaku kejahatan siber.

Pengguna smartphone perlu menjaga kontrol fisik perangkat dan tidak membiarkan orang yang tidak dikenal mengakses ponsel. NSA juga meminta masyarakat hanya mengunduh aplikasi dari sumber resmi seperti App Store dan Play Store guna menghindari malware yang dapat mencuri data pribadi.

Pembaruan sistem operasi dan aplikasi secara berkala juga menjadi langkah penting untuk menutup celah keamanan yang sering dimanfaatkan peretas. NSA mengingatkan pengguna agar tidak membuka lampiran email mencurigakan maupun mengirimkan informasi sensitif melalui perangkat yang tidak aman.

Untuk mencegah pencurian data, pengguna dianjurkan menggunakan kabel dan aksesori pengisian daya dari produsen terpercaya serta menghindari pengisian daya di tempat umum yang berisiko menjadi sarana pencurian data digital.

NSA juga meminta pengguna mengabaikan pesan pop-up yang mencurigakan, tidak melakukan jailbreak pada iPhone maupun root pada Android, serta menonaktifkan layanan lokasi saat tidak diperlukan. Salah satu langkah sederhana namun efektif adalah melakukan restart ponsel setidaknya satu kali dalam seminggu.

Sementara itu, OJK mengingatkan nasabah mobile banking agar selalu menjaga kerahasiaan data pribadi, tidak membagikan kode OTP kepada siapa pun, serta memastikan hanya mengakses layanan perbankan melalui aplikasi resmi. 

Langkah tersebut dapat mengurangi risiko penipuan phishing dan pembobolan rekening yang semakin marak terjadi.

Dengan menerapkan berbagai langkah keamanan tersebut, pengguna dapat meningkatkan perlindungan data pribadi sekaligus menjaga saldo rekening tetap aman dari ancaman peretas dan penjahat siber.