BPJS Kesehatan Apresiasi Faskes Terbaik 2025: Semangat Seva Paramahita Wujudkan Layanan JKN yang Inklusif dan Digital

BPJS Kesehatan apresiasi faskes terbaik 2025 lewat penghargaan Seva Paramahita, dorong inovasi digital dan layanan JKN yang inklusif di seluruh Indonesia.

Oct 9, 2025 14:56 · 12 bulan lalu
BPJS Kesehatan Apresiasi Faskes Terbaik 2025: Semangat Seva Paramahita Wujudkan Layanan JKN yang Inklusif dan Digital
BPJS Kesehatan Apresiasi Faskes Terbaik 2025: Semangat Seva Paramahita Wujudkan Layanan JKN yang Inklusif dan Digital

INFOBAIK I JAKARTA, - BPJS Kesehatan memberikan penghargaan kepada sejumlah fasilitas kesehatan (faskes) terbaik di Indonesia yang dinilai berkomitmen tinggi dalam menghadirkan pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang berkualitas, inklusif, dan berintegritas.

Tahun 2025 ini, digelar dengan mengusung tema “Seva Paramahita”, yang mencerminkan nilai luhur pelayanan yang tulus dan sempurna bagi sesama sebagai wujud pengabdian kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti, menegaskan bahwa keberhasilan Program JKN tidak bisa lepas dari peran aktif seluruh fasilitas kesehatan di berbagai tingkatan.

“Program JKN adalah milik kita bersama. Sinergi antara BPJS Kesehatan, faskes, pemerintah daerah, dan masyarakat adalah kelangsungan sistem jaminan kesehatan nasional,” ujarnya, Kamis (9/10/2025).

Per 1 Oktober 2025, kepesertaan Program JKN telah mencapai 282,7 juta jiwa atau 98,6% dari total penduduk Indonesia. Pencapaian ini didukung oleh perluasan kerja sama dengan rumah sakit apung, rumah sakit bergerak, serta pemberian peningkatan bagi Daerah Belum Tersedia Faskes Memenuhi Syarat (DBTMFS) agar masyarakat di pelosok tetap memperoleh layanan kesehatan yang dijamin negara.

Selain penghargaan, BPJS Kesehatan juga memperkuat fondasi layanan digital kesehatan nasional. Melalui inovasi seperti penggunaan NIK/KTP sebagai identitas tunggal peserta, fitur pendaftaran terjadwal di aplikasi Mobile JKN, serta laporan stok obat real time melalui Apotek Online, pelayanan JKN kini semakin cepat, transparan, dan efisien.

Fitur Portal Informasi Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama (PIF FPKTP) pun menjadi terobosan penting yang memungkinkan faskes menggabungkan data klaim, kapitasi, hingga mutu pelayanan dalam satu dashboard digital.

“Digitalisasi ini memperkuat transparansi dan efisiensi sistem. Kami ingin memastikan bahwa setiap peserta JKN mendapatkan pelayanan terbaik, di mana pun mereka berada,” tambah Ghufron.

Dalam ajang penghargaan nasional tahun ini, BPJS Kesehatan juga memberikan penghargaan khusus kepada faskes yang beroperasi di daerah sulit, seperti Puskesmas Taman Mataru (Kabupaten Alor) dan Rumah Sakit Kapal Nusa Waluya II, yang dinilai berperan besar dalam menjaga akses layanan JKN di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar).

Penghargaan diberikan untuk berbagai kategori, mulai dari Klinik Pratama, Puskesmas, Tempat Praktik Mandiri Dokter dan Dokter Gigi, hingga Rumah Sakit Kelas A hingga D, serta Rumah Sakit Khusus.

BPJS Kesehatan berharap mendapat penghargaan ini menjadi inspirasi bagi seluruh fasilitas kesehatan di Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas layanan, menjaga integritas, dan menumbuhkan semangat “Seva Paramahita” demi kebaikan bersama.

 “Kolaborasi dan gotong royong adalah kunci. Program JKN bukan hanya milik pemerintah, tapi milik seluruh rakyat Indonesia,” tutup Ghufron.