Bromo Ditutup Total Awal Juni 2026, Ribuan Wisatawan Gagal Masuk? Ini Jadwal dan Alasannya

Wisata Gunung Bromo ditutup total mulai 30 Mei hingga 2 Juni 2026 untuk ritual Yadnya Kasada. Simak jadwal lengkap, alasan penutupan, dan data terbaru kunjungan wisatawan.

May 24, 2026 09:16 · 4 bulan lalu
Bromo Ditutup Total Awal Juni 2026, Ribuan Wisatawan Gagal Masuk? Ini Jadwal dan Alasannya
Bromo Ditutup Total Awal Juni 2026, Ribuan Wisatawan Gagal Masuk? Ini Jadwal dan Alasannya /Navigatour

INFOBAIK I BANDUNG,-Kawasan wisata Gunung Bromo dipastikan ditutup total selama empat hari mulai 30 Mei hingga 2 Juni 2026. Penutupan ini dilakukan untuk mendukung pelaksanaan ritual sakral Yadnya Kasada yang digelar masyarakat Tengger setiap tahunnya.

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menegaskan seluruh aktivitas wisata dihentikan sementara selama prosesi adat berlangsung. Kebijakan tersebut membuat wisatawan yang sudah merencanakan liburan ke Bromo harus menunda perjalanan mereka.

Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, mengatakan penutupan dimulai pada 30 Mei 2026 pukul 00.00 WIB hingga 2 Juni 2026 pukul 23.59 WIB.

“Penutupan kawasan Bromo dilakukan dalam rangka pelaksanaan ritual Yadnya Kasada 2026,” ujarnya.

Selama masa penutupan, kawasan Gunung Bromo hanya boleh diakses oleh masyarakat adat Tengger yang mengikuti prosesi ritual serta petugas terkait. Wisatawan umum tidak diperkenankan memasuki area wisata.

Selain mendukung jalannya upacara adat, penutupan juga dimanfaatkan untuk proses pembersihan kawasan usai ritual berlangsung. Aktivitas wisata baru akan kembali dibuka pada Rabu, 3 Juni 2026 mulai pukul 01.00 WIB.

Ritual Yadnya Kasada sendiri merupakan tradisi sakral masyarakat Tengger yang dilakukan dengan mempersembahkan hasil bumi dan sesaji ke kawah Gunung Bromo sebagai bentuk rasa syukur serta penghormatan kepada leluhur.

Tradisi ini setiap tahun selalu menarik perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara karena memiliki nilai budaya dan spiritual yang kuat.

Data TNBTS mencatat jumlah kunjungan wisatawan ke Gunung Bromo sepanjang Januari hingga Mei 2026 mencapai 344.039 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 332.432 merupakan wisatawan domestik, sementara 11.607 lainnya wisatawan asing.

Besarnya angka kunjungan tersebut menunjukkan Gunung Bromo masih menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Indonesia. Karena itu, wisatawan diimbau memperhatikan jadwal penutupan agar tidak mengalami kendala saat berkunjung.

Pihak TNBTS juga meminta masyarakat dan pelaku wisata menghormati adat istiadat masyarakat Tengger selama ritual berlangsung demi menjaga kelestarian budaya dan ketertiban kawasan wisata.