Dedi Mulyadi Prihatin Siswa SMA Tak Bisa Selesaikan Matematika Dasar
Dedi Mulyadi prihatin setelah menemukan siswa SMA di Cikarang kesulitan menyelesaikan matematika dasar saat kunjungan mendadak ke sekolah.
INFOBAIK I BEKASI,— Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti kemampuan dasar matematika siswa SMA saat melakukan kunjungan mendadak ke salah satu SMAN di wilayah Cikarang. Ia menemukan sejumlah siswa kesulitan menyelesaikan pembagian sederhana.
Dedi Mulyadi atau KDM melakukan kunjungan tersebut untuk melihat langsung kondisi gedung sekolah yang membutuhkan perbaikan. Ia juga berdialog dengan guru mengenai kondisi ruang belajar dan kebutuhan renovasi.
Guru menjelaskan bahwa beberapa ruang kelas belum mendukung kegiatan belajar secara optimal. Pihak sekolah kemudian memindahkan siswa ke aula selama proses perbaikan berlangsung. Namun, kondisi aula juga masih membutuhkan pembenahan.
KDM kemudian menghitung kebutuhan biaya renovasi. Ia memperkirakan lima ruang kelas membutuhkan anggaran sekitar Rp250 juta. Menurut dia, setiap ruang kelas sebenarnya bisa mendapat perbaikan dengan biaya sekitar Rp50 juta.
Saat berdiskusi dengan siswa, KDM meminta 34 siswa menghitung biaya gorden sebesar Rp200.000 secara bersama-sama. Ia meminta siswa membagi angka tersebut dengan jumlah siswa di kelas.
Namun, siswa yang maju ke depan tidak mampu menyelesaikan pembagian sederhana tersebut. KDM kemudian meminta siswa lain mencoba mengerjakan soal yang sama.
Tidak satu pun siswa yang diminta berhasil menyelesaikan soal tersebut. Kondisi itu membuat KDM prihatin karena kemampuan matematika dasar dapat memengaruhi kesiapan siswa memasuki dunia kerja.
“Di sini banyak pabrik, kalian butuh matematika untuk bekerja di sana,” ujar KDM
KDM juga mengingatkan siswa bahwa perusahaan dapat menggunakan kemampuan matematika sebagai salah satu bagian dari tes dasar saat merekrut pekerja. Karena itu, ia meminta siswa meningkatkan kemampuan berhitung dan menguasai pelajaran dasar.
Guru matematika akhirnya menyelesaikan soal pembagian tersebut. KDM kemudian memberikan dukungan kepada para siswa agar mereka tidak menyerah dan terus meningkatkan kemampuan belajar.
Selain menyoroti kemampuan matematika, KDM juga berkomitmen memperbaiki fasilitas sekolah. Ia memberikan bantuan untuk memperbaiki gorden kelas dan menyatakan akan merenovasi ruang kelas serta memasang pendingin ruangan.
