Viral Penjual Cilok Mirip Lionel Messi di Palabuhanratu

Ece Andi, penjual cilok asal Palabuhanratu, Sukabumi, viral karena wajahnya disebut mirip Lionel Messi. Simak kisah dan omzetnya.

Aug 17, 2026 20:00 · 2 bulan lalu
Viral Penjual Cilok Mirip Lionel Messi di Palabuhanratu
Viral Penjual Cilok Mirip Lionel Messi di Palabuhanratu/ TV One

INFOBAIK I SUKABUMI,-Wajah Ece Andi, penjual cilok keliling di kawasan wisata Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, menarik perhatian wisatawan karena dinilai memiliki kemiripan dengan megabintang sepak bola Argentina, Lionel Messi.

Ece Andi, 46, tinggal di Kampung Riung Tutut, Desa Tonjong, Kecamatan Palabuhanratu. Selama enam tahun, ia berjualan cilok keliling di kawasan wisata mulai dari Pantai Karanghawu hingga Pantai Istana Presiden.

Ece membuat sendiri cilok yang ia jual dengan harga Rp1.000 per butir. Ia berangkat setiap pagi menggunakan dua kali angkutan umum dari rumah menuju Pantai Karanghawu, lalu berjalan kaki menyusuri kawasan pantai sambil menawarkan dagangannya.

Julukan "Bang Messi" mulai melekat kepada Ece sekitar tiga tahun lalu. Wisatawan dan pelajar yang melihat wajahnya kerap menyebut kemiripannya dengan Lionel Messi.

Sapaan tersebut kemudian semakin populer setelah sejumlah pengunjung merekam Ece dan membagikan videonya ke media sosial.

"Sering, kalau anak sekolah atau pengunjung wisata bilang, 'cilok Bang Messi'. Yang videoin juga sering," kata Ece, seperti dikutip dari Sukabumiupdate

Ece mengaku menikmati perhatian tersebut. Ia tidak merasa terganggu ketika wisatawan memanggilnya dengan julukan "Bang Messi".

"Senang saja. Enggak risih," ujar Ece.

Meski sejumlah videonya sempat viral, popularitas itu belum meningkatkan penjualan cilok secara signifikan. Ece mengatakan belum ada pembeli yang memborong dagangannya hanya karena ingin bertemu sosok yang disebut mirip Lionel Messi.

"Belum pernah ada yang sampai borong dagangan," katanya.

Dalam sehari, Ece biasanya memperoleh omzet sekitar Rp200 ribu. Jika seluruh dagangannya habis, omzetnya bisa mencapai sekitar Rp250 ribu.

"Kalau habis paling sekitar Rp250 ribu. Biasanya dari pagi sampai sore sekitar Rp200 ribuan," tutur Ece.

Ece mengandalkan penghasilan tersebut untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Ia memiliki dua anak dan terus berjualan untuk membantu membiayai kebutuhan rumah tangga serta pendidikan anak.

Kehadiran Ece juga memberi warna tersendiri bagi wisatawan Palabuhanratu. Pengunjung tidak hanya menikmati kawasan pantai, tetapi juga kerap menyapa penjual cilok yang mereka kenal dengan julukan "Bang Messi".