Deretan Nama Unik di Indonesia Kembali Jadi Sorotan Publik

Viralnya nama Muhammad MBG Subianto kembali mengangkat deretan nama unik di Indonesia.

Jul 31, 2026 20:00 · 2 bulan lalu
Deretan Nama Unik di Indonesia Kembali Jadi Sorotan Publik
Deretan Nama Unik di Indonesia Kembali Jadi Sorotan Publik/KOMPAS

INFOBAIK I BANDUNG,-Fenomena pemberian nama unik kembali menjadi perbincangan luas setelah nama bayi Muhammad MBG Subianto viral di media sosial. 

Kasus tersebut memicu perhatian publik terhadap aturan pencatatan nama sekaligus mengingatkan kembali deretan nama unik yang pernah tercatat di Indonesia, mulai dari nama sangat panjang, satu huruf, hingga terinspirasi peristiwa bersejarah.

Nama bayi asal Wonosobo itu semula menggunakan singkatan "MBG" yang terinspirasi dari program Makan Bergizi Gratis dan nama belakang Presiden Prabowo Subianto. Namun, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) meminta perubahan karena singkatan tidak dapat dicatat dalam dokumen kependudukan. Orang tua kemudian menggantinya menjadi Muhammad Bintang Gemilang Subianto agar sesuai dengan ketentuan administrasi.

Kasus tersebut menambah daftar nama unik yang pernah menjadi perhatian masyarakat. Salah satunya adalah Akulah Cinta Di Langit Prudence Lovely Princess Of Awanamp, nama seorang siswi asal Karawang yang resmi tercatat dalam data kependudukan karena masih memenuhi batas maksimal 60 karakter, termasuk spasi.

Indonesia juga pernah memiliki kasus nama yang jauh lebih panjang, yakni R-Akbar Zudan Cordosega Sura Talenta. Nama itu sebelumnya terdiri dari 163 karakter sehingga Ditjen Dukcapil menolak pencatatannya. Setelah melalui proses panjang, keluarga akhirnya menyederhanakan nama tersebut agar dapat diterbitkan akta kelahiran.

Keunikan lain muncul dari seorang remaja asal Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, yang hanya memiliki nama C. Orang tuanya memberikan nama satu huruf karena mengira anak tersebut menjadi anak terakhir dalam keluarga. Nama itu tetap sah sebagai identitas setelah memenuhi ketentuan administrasi yang berlaku saat itu.

Dari kalangan selebritas, nama Air Rumi Akbar 1453, putra Irish Bella dan Ammar Zoni, juga sempat menarik perhatian publik. Angka 1453 dipilih sebagai simbol kemenangan Sultan Muhammad Al Fatih saat menaklukkan Konstantinopel, sehingga memiliki makna sejarah dan religius bagi keluarga.

Selain itu, Ditjen Dukcapil juga pernah mencatat berbagai nama yang terinspirasi pandemi Covid-19 dan peristiwa nasional. Beberapa di antaranya seperti Ni Ketut Citra Covida Karantina, Covid Hidayat, Muhammad Caesar Al Covid, Kazazi Moderna, Sinovac Putra Covid Alfarizi, hingga nama yang memuat kata Republik Indonesia.

Pemerintah mengatur pemberian nama melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 73 Tahun 2022 tentang Pencatatan Nama pada Dokumen Kependudukan. Aturan tersebut mewajibkan nama mudah dibaca, tidak bermakna negatif, tidak menimbulkan multitafsir, terdiri atas minimal dua kata, serta maksimal 60 karakter termasuk spasi.

Regulasi itu juga melarang penggunaan singkatan, angka, tanda baca, maupun gelar pendidikan dan keagamaan dalam pencatatan akta sipil. Ketentuan tersebut bertujuan mempermudah administrasi kependudukan sekaligus memastikan setiap warga memperoleh pelayanan publik tanpa kendala akibat penulisan nama.