Drama Kartu Merah dan Gol Injury Time, Persib Bandung Berbagi Angka dengan Persik Kediri
Harapan Persib Bandung untuk kembali merebut puncak klasemen Super League 2025/2026 harus tertahan di Stadion Brawijaya.
INFOBAIK I BANDUNG,-Harapan Persib Bandung untuk kembali merebut puncak klasemen Super League 2025/2026 harus tertahan di Stadion Brawijaya.
Dalam laga penuh tensi dan drama hingga detik akhir, Maung Bandung dipaksa berbagi angka 1-1 oleh Persik Kediri pada pekan ke-16, Senin (5/1).
Bermain di hadapan pendukungnya dengan balutan seragam ungu kebanggaan, Persik tampil agresif sejak menit awal. Intensitas tinggi diterapkan Macan Putih untuk meredam permainan khas Persib yang mengandalkan sirkulasi bola panjang dari sisi ke sisi. Strategi man to man marking membuat aliran bola Persib kerap terputus.
Meski mendominasi penguasaan bola, Persik kesulitan menciptakan peluang bersih. Hingga 30 menit laga berjalan, duel lebih banyak terjadi di lini tengah.
Thom Haye dan Andre Jung dikawal ketat, sementara Ezra Walian nyaris tak mendapat ruang untuk berkembang.
Disiplin pertahanan Persik membuat babak pertama berakhir tanpa gol. Setiap upaya penetrasi Persib selalu kandas sebelum memasuki area berbahaya.
Memasuki babak kedua, Persib mulai meningkatkan tekanan.
Peluang emas hadir dari skema bola mati, namun sundulan Frans Putros hasil tendangan bebas Haye masih mampu ditepis kiper Persik, Meonardo Navacchio, yang tampil solid di bawah mistar.
Petaka kemudian menghampiri Persib. Andre Jung harus ditarik keluar akibat cedera paha, disusul Beckham Putra Nugraha yang tak mampu melanjutkan pertandingan. Bojan Hodak dipaksa merombak strategi lebih cepat dari rencana.
Pergantian itu sempat membuahkan hasil. Pada menit ke-68, Saddil Ramdani mencatatkan namanya di papan skor. Muncul dari lini kedua, tendangan kaki kiri Saddil sukses menuntaskan umpan matang Berguinho dan membawa Persib unggul 1-0.
Namun keunggulan itu justru menjadi awal drama. Penalti untuk Persik pada menit ke-75 dianulir setelah tinjauan VAR. Situasi memanas, dan petaka terbesar datang pada menit ke-81 ketika Saddil diganjar kartu kuning kedua. Persib harus melanjutkan laga dengan 10 pemain.
Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Persik dengan meningkatkan tekanan di menit-menit akhir. Puncaknya terjadi di masa injury time. Berawal dari sepak pojok Ezra Walian, bola muntah disambar Mochamad Supriadi dan tandukan Muhammad Firli memastikan gol penyeimbang yang membuat stadion bergemuruh.
Insiden kembali terjadi di sisa waktu tambahan ketika Ezra terlibat kontak dengan Alfeandra Dewangga dan bola sempat mengenai tangan. Namun wasit Tri Santoso hanya memberikan kartu kuning tanpa penalti.
Peluit panjang akhirnya mengakhiri duel sarat emosi tersebut. Skor 1-1 memaksa Persib gagal kembali ke puncak klasemen, sementara Persik berhasil mengamankan satu poin penting di kandang.
Hasil imbang ini menjadi catatan penting sekaligus modal evaluasi bagi Persib sebelum menghadapi laga krusial kontra Persija Jakarta pada pekan berikutnya.
