Erwan Setiawan: Duta Anti Narkoba Harus Jadi Pionir Perubahan, Bukan Sekadar Simbol

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan mengapresiasi program Duta Anti Narkoba KIPAN Jabar. Ia menyerukan gerakan sosial melawan narkoba melalui edukasi, keteladanan, dan aksi positif anak muda demi mewujudkan Jabar Bersinar.

Oct 31, 2025 14:09 · 11 bulan lalu
Erwan Setiawan: Duta Anti Narkoba Harus Jadi Pionir Perubahan, Bukan Sekadar Simbol
Erwan Setiawan: Duta Anti Narkoba Harus Jadi Pionir Perubahan, Bukan Sekadar Simbol

INFOBAIK I BANDUNG, - Wakil Gubernur Jawa Barat (Wagub Jabar) Erwan Setiawan menegaskan bahwa pemilihan Duta Anti Narkoba bukan sekedar ajang simbolik, melainkan gerakan moral untuk menyelamatkan masa depan generasi muda dari bahaya narkoba.

Erwan memberikan apresiasi kepada komunitas Kader Inti Pemuda Anti Narkoba (KIPAN) Jabar yang telah menginisiasi program ini sebagai bentuk nyata perlawanan terhadap ancaman narkoba di kalangan pemuda.

“Ini bukan sekadar selempang atau piala. Duta Anti Narkoba adalah simbol perubahan dan teladan bagi teman-temannya agar berani menolak narkoba dan memilih masa depan,” tegas Erwan di Aula Rooftop Gedung DPRD Jabar, Kamis (30/10/2025).

Menurutnya, seperempat populasi Jawa Barat adalah generasi muda—sekitar 20 juta jiwa—yang menjadi penggerak energi masa depan bangsa. Mereka harus dijaga dan diberdayakan agar tumbuh menjadi pemimpin yang sehat, cerdas, dan berkarakter kuat.

Erwan menilai bahwa gerakan antinarkoba tidak bisa hanya mengandalkan aparat atau regulasi, melainkan harus menjadi gerakan kultural dan sosial. “Kita bangun budaya antinarkoba lewat edukasi dan keteladanan, bukan sekadar larangan,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat, kata Erwan, terus berkolaborasi dengan BNN, KIPAN, dan seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan Jabar Bersinar — Bersih dari Narkoba.

“Perang melawan narkoba bukan hanya fisik, tapi juga melawan mentalitas permisif dan apatis yang membuat anak muda mudah menyerah pada hidup instan,” tambahnya.

Ia pun berpesan agar seluruh generasi muda terus memberikan pengaruh positif di sekolah, kampus, komunitas, hingga media sosial. “Gunakan teknologi untuk menyebarkan nilai-nilai kebaikan, bukan sebaliknya,” tutup Erwan.