Film Jumbo Sukses Guncang Dunia, Film Animasi Anak Bangsa Ini Tayang di 17 Negara dan Pecahkan Rekor!
Film animasi berjudul Jumbo, yang tayang perdana pada 31 Maret 2025, kini tengah mencuri perhatian dunia hingga dijadwalkan tayang di 17 negara!
INFOBAIK I BANDUNG,-Dunia perfilman kembali dibuat gempar! Kali ini bukan karena film Hollywood atau blockbuster luar negeri, melainkan karya anak bangsa yang berhasil menembus pasar internasional. Film animasi berjudul Jumbo, yang tayang perdana pada 31 Maret 2025, kini tengah mencuri perhatian dunia hingga tayang perdana di 17 negara!
Disutradarai oleh Ryan Adriandhy, Jumbo menyuguhkan visual yang memukau dan cerita hangat tentang keluarga dan persahabatan. Karakter utamanya, Don dan Atta, dibawakan oleh suara-suara emas Pangeran Poetiray dan M. Adhiyat, didukung oleh deretan artis papan atas seperti Ariel NOAH, BCL, dan Cinta Laura.
Tapi tunggu dulu, kesuksesan film ini bukan sekadar soal nama besar. Di balik layar, ada cerita luar biasa yang membuat kita semakin bangga:
Debut Sutradara yang Mengejutkan
Ryan Adriandhy, yang dulu dikenal sebagai komika, kini menunjuk gigi sebagai sutradara lewat Jumbo. Kecintaannya pada dunia animasi membawa melewati proses panjang hingga lahirlah karya fenomenal ini.
Lima Tahun Penuh Perjuangan
Produksi Jumbo memakan waktu hingga 5 tahun, melibatkan lebih dari 200 kreator lokal. Para pengisi suara bahkan tumbuh bersama karakter mereka—mulai dari usia 8 tahun hingga remaja!
Trio “Mbeek” yang Tak Terduga
Siapa sangka, suara kambing peliharaan di film ini diisi oleh aktor Chico Jerikho, Ganindra Bimo, dan bahkan sang produser Angga Dwimas Sasongko. Totalitasnya banget, ya!
Soundtrack yang Bikin Mewek
Lagu yang dinyanyikan di Festival Kampung Seruni sukses membuat banyak penonton menangis. Apalagi saat terungkap kalau lirik lagu itu menyimpan pesan tersembunyi: “KAMI SELALU ADA DI NADIMU.”
Pecahkan Rekor Penonton!
Hingga 9 April 2025, Jumbo sudah meraup lebih dari 1,6 juta penonton, menjadikan film animasi Indonesia terlaris sepanjang masa, mengalahkan Si Juki the Movie (2017).
Perjuangan Seniman di Era AI
Di tengah gempuran teknologi AI, Jumbo menjadi bukti bahwa karya buatan tangan anak bangsa masih mempunyai tempat spesial di hati penonton.
Detail Kecil yang Mengena di Hati
Adegan makan telur ceplok antara Atta dan Acil bukan hanya “relate”, tapi menyimpan detail suara air yang menggugah emosi. Ryan Adriandhy menyebut ini sebagai bentuk storytelling lewat soundscape yang mendalam.
Film “Jumbo” bukan sekedar tontonan, tapi simbol harapan, kerja keras, dan bukti bahwa animasi lokal bisa bersaing di panggung dunia. Kamu sudah nonton? Jangan sampai ketinggalan jadi bagian dari sejarah perfilman Indonesia!
