Game Pixel Grandma dari China Bikin Netizen Menangis Haru, Angkat Kisah Merawat Nenek

Bukan sekadar hiburan, game berdurasi lima menit ini menghadirkan pengalaman emosional: merawat seorang nenek hingga momen terakhir hidupnya.

Nov 15, 2025 14:00 · 11 bulan lalu
Game Pixel Grandma dari China Bikin Netizen Menangis Haru, Angkat Kisah Merawat Nenek
Game Pixel Grandma dari China Bikin Netizen Menangis Haru, Angkat Kisah Merawat Nenek /liputan6

IINFOBAIK I BEIJING, - Seorang pria di China sukses menyentuh hati jutaan orang melalui game sederhana berjudul pixel berjudul “Grandma” yang kini viral di dunia maya. Bukan sekadar hiburan, game berdurasi lima menit ini menghadirkan pengalaman emosional: merawat seorang nenek hingga momen terakhir hidupnya.

Dilaporkan dari Xinmin Evening News dan SCMP, dalam permainan ini pemain diberi misi harian seperti menyiapkan makanan, membeli minuman favorit, menggerakkan kursi roda, hingga membantu memandikan sang nenek. Pemain cukup menjawab dengan pilihan “ya” atau “tidak” untuk menyelesaikan setiap misi.

Namun, di akhir permainan, emosi pemain benar-benar diuji. Sang nenek mengucapkan terima kasih, sebelum kemudian dibawa pergi seekor burung raksasa—simbol perpisahan dan kematian.

Banyak warganet yang mengaku larut dalam suasana nostalgia. Nuansa pixel dan desain game hitam-putih ini mengingatkan mereka pada konsol legendaris Game Boy yang populer di China pada tahun 1990-an.

Game ini lahir dari pengalaman pribadi penciptanya, Zhou Yichen (32), asal Wuhan, Hubei. Ia terinspirasi dari momen bersama neneknya yang wafat tahun lalu.

 "Nenek saya jatuh pada bulan Maret tahun lalu, dan saya merawatnya. Setelah dia meninggal beberapa minggu kemudian, saya mulai merancang game ini. Saya ingin mengabadikan kenangan itu dalam bentuk karya seni," kata Zhou.

Awalnya, Zhou enggan mempublikasikan game ini karena merasa kematian keluarga adalah hal pribadi. Namun, setelah ia membagikan cuplikan visualnya di internet, tanggapan publik begitu mengharukan.

 “Saya sudah lama tidak tersentuh oleh sebuah game,” tulis seorang warganet.

“Ini game paling sederhana tapi juga paling manusiawi,” tambah yang lain.

Bahkan ada yang menyebut latar musik Nenek terdengar seperti alat medis di rumah sakit, membuat mereka teringat saat menemani orang tercinta yang dirawat.

Popularitas Nenek membuat Zhou akhirnya merilisnya gratis di sebuah platform distribusi game. Ia juga berencana mengembangkan kartu koleksi berdasarkan karakter game tersebut di masa depan.

Dengan sentuhan sederhana tapi sarat makna, Nenek bukan hanya sebuah permainan, melainkan jembatan emosional yang membuat banyak orang kembali mengenang kasih sayang orang tua maupun kakek-nenek mereka.