Gas Air Mata Masuk Kampus Unisba, Dedi Mulyadi Datang Sendiri ke Unisba: “Saya Harus Dengar Langsung dari Mahasiswa”

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menunjukkan respons cepat dengan mendatangi Universitas Islam Bandung (Unisba)

Sep 2, 2025 15:42 · 1 tahun lalu
Gas Air Mata Masuk Kampus Unisba, Dedi Mulyadi Datang Sendiri ke Unisba: “Saya Harus Dengar Langsung dari Mahasiswa”
Gas Air Mata Masuk Kampus Unisba, Dedi Mulyadi Datang Sendiri ke Unisba: “Saya Harus Dengar Langsung dari Mahasiswa”

INFOBAIK I BANDUNG, - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menunjukkan respons cepat dengan mengunjungi Universitas Islam Bandung (Unisba), Selasa (2/9/2025), sehari setelah kejadian gas air mata masuk ke area kampus Unisba dan Universitas Pasundan (Unpas) di Jalan Taman Sari, Bandung.

Kehadiran Dedi Mulyadi, atau yang akrab disapa KDM, dilakukan seorang diri. Ia langsung bertemu dengan Rektor Unisba, Harits Nu'man, serta jajaran Presiden Mahasiswa Unisba yang dipimpin Kamal Rahmatullah. Pertemuan berlangsung sekitar satu jam dengan suasana hangat dan penuh keterbukaan.

“Hari ini kita bertemu, kemudian saya bertanya apa yang terjadi. Saya sudah mendapat penjelasan komprehensif dari teman-teman mahasiswa dan juga dari Pak Rektor,” ujar KDM.

Dalam kesempatan itu, KDM menilai aksi membekukan belakangan ini berpotensi merugikan pihak luar yang tidak memiliki kaitan langsung dengan mahasiswa maupun kampus. Hal inilah, menurutnya, yang sering menjadi pemicu kekacauan di lapangan.

Ia juga menjelaskan bahwa mahasiswa yang berdemo di DPRD Jabar sebenarnya sudah kembali ke kampus sekitar pukul 17.00 WIB tanpa menimbulkan masalah. Namun, situasi di luar gunung justru memanas akibat pengadangan kelompok yang tidak dikenal. “Konflik di jalan pada malam hari dengan kondisi kedua belahan pihak lelah sering menimbulkan terjadinya yang tak terhindarkan,” katanya.

Untuk mencegah hal serupa terulang, KDM akan memfasilitasi forum dialog resmi antara mahasiswa, DPRD Jabar, dan Pemerintah Provinsi Jabar. Menurutnya, langkah ini bisa meminimalisir penyusupan pihak-pihak yang memiliki agenda di luar aspirasi mahasiswa.

“Nanti pimpinan DPRD, para ketua fraksi, semuanya hadir. Saya ingin seluruh mahasiswa bisa menyampaikan pendapat secara terbuka dan murni. Tidak ada lagi molotov, petasan, atau hal-hal yang justru mendorong semangat dialog,” tegasnya.

KDM juga menyampaikan hasil komunikasinya dengan Kapolda Jabar. Menurut Kapolda, saat patroli gabungan TNI-Polri, ada pihak tak dikenal yang melempar bom molotov ke arah petugas, sehingga aparat melakukan pembubaran untuk menjaga akses jalan.

“Saya menyampaikan penjelasan kedua belah pihak, baik dari pelajar maupun polisi. Yang penting, kita semua punya itikad baik agar masalah ini segera selesai dan tuntutan pelajar bisa tersampaikan dengan jelas,” dia.

Selain menyambangi Unisba, KDM juga mengadakan pertemuan dengan para rektor se-Bandung di Gedung Sate pada pukul 13.00 WIB untuk membahas langkah-langkah bersama menjaga kondusivitas kampus.