Revolusi Ekonomi Desa: Gerakan Pemuda Ansor Bentuk Usaha Gotong Royong, Ciptakan 1,5 Juta Lapangan Kerja

Gerakan Pemuda Ansor meluncurkan Gerakan Ekonomi Rakyat melalui Kelompok Usaha Gotong Royong untuk membangkitkan ekonomi desa, menciptakan 1,5 juta lapangan kerja, dan membangun kampung peternakan ayam terpadu di 22.800 desa seluruh Indonesia.

Oct 20, 2025 14:00 · 12 bulan lalu
Revolusi Ekonomi Desa: Gerakan Pemuda Ansor Bentuk Usaha Gotong Royong, Ciptakan 1,5 Juta Lapangan Kerja
Gerakan Pemuda Ansor meluncurkan Gerakan Ekonomi Rakyat melalui Kelompok Usaha Gotong Royong untuk membangkitkan ekonomi desa, menciptakan 1,5 juta lapangan kerja, dan membangun kampung peternakan ayam terpadu di 22.800 desa seluruh Indonesia.

INFOBAIK I KABUPATEN BANDUNG, — Gerakan Pemuda Ansor resmi meluncurkan Gerakan Ekonomi Rakyat melalui pembentukan Kelompok Usaha Gotong Royong sebagai strategi besar membangkitkan ekonomi desa dan memperluas lapangan kerja berbasis komunitas. Program tersebut dideklarasikan di Dome Bale Rame, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (17/10/2025) 

Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, H. Addin Jauharudin, menjelaskan bahwa gerakan ini dibangun melalui pendekatan tiga pilar: korporasi, komunitas, dan individu, sehingga rakyat menjadi pelaku utama, bukan sekadar penonton.

“Gerakan Ekonomi Rakyat yang kita luncurkan memiliki program unggulan berupa Kelompok Usaha Gotong Royong dengan fokus membangun Kampung Peternakan Ayam Terpadu di 22.800 desa/kelurahan se-Indonesia,” ujar Addin.

Program tersebut menargetkan terbentuknya 100 kader ekonomi per desa, masing-masing memelihara 100 ekor ayam, atau setara 10.000 ekor ayam per desa. Dengan perhitungan nasional, gerakan ini berpotensi menghasilkan:

Produksi 228 juta ekor ayam per panen

Produksi 2,05 juta ton ayam per tahun

Nilai ekonomi hingga Rp115 triliun

Lapangan kerja baru bagi 1,5 juta orang

Kontribusi gizi nasional 0,8%

Addin menegaskan bahwa gerakan ini berfokus pada integrasi value chain dari hulu hingga hilir—mulai dari pakan, pemeliharaan, pengolahan, distribusi, hingga pemasaran—agar nilai ekonomi tidak bocor ke kota atau korporasi besar, melainkan dinikmati warga desa.

 Didukung Pemerintah: Senada dengan Agenda Pangan Nasional

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, yang hadir dalam acara tersebut mengatakan bahwa langkah GP Ansor seirama dengan arah kebijakan pangan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

 “Pangan menyangkut petani, peternak, dan nelayan kita. Kalau gerakan rakyat seperti ini berjalan, Indonesia akan semakin kuat. Kata kuncinya persatuan dan pemberdayaan,” tegasnya.

Dukungan Daerah: Lahan 4 Hektar untuk Ansor

Bupati Kabupaten Bandung, Dadang Supriyatna, menyatakan kesiapannya menyediakan 4 hektar lahan untuk pengembangan peternakan dan pakan sebagai proyek percontohan nasional.

 “Jika Gerakan Ekonomi Rakyat Ansor berjalan, kebutuhan protein dapat kita penuhi dari desa,” ujarnya.