Ghost in the Cell Joko Anwar Raih Film Horor Terbaik di Fantastic Fest 2026
Ghost in the Cell karya Joko Anwar meraih Best Picture kategori Horror Features di Fantastic Fest 2026, Austin, Texas, Amerika Serikat.
INFOBAIK I JAKARTA - Film horor Indonesia kembali mencatat prestasi di panggung perfilman internasional. Ghost in the Cell karya sutradara Joko Anwar meraih penghargaan Best Picture untuk kategori Horror Features dalam ajang Fantastic Fest 2026 di Austin, Texas, Amerika Serikat.
Penghargaan tersebut menjadi bagian dari pengumuman pemenang berbagai kategori dalam festival yang berlangsung di Austin. Di kategori yang sama, penghargaan Sutradara Terbaik diberikan kepada Nikias Chryssos melalui Bloody Tennis, sedangkan The Cycle karya Jordan Downey mendapatkan Special Mention.
BACA JUGA: Film Joko Anwar Ghost in the Cell Laris di 86 Negara Sebelum Tayang di Indonesia
Ghost in the Cell membawa cerita ke Lapas Labuhan Angsana. Film ini mengikuti Dimas (Endy Arfian), seorang jurnalis yang terjerat kasus pembunuhan brutal terhadap atasannya dan kemudian harus menjalani kehidupan di balik jeruji.
Situasi di dalam lapas digambarkan penuh tekanan. Dimas menghadapi lingkungan penjara yang diwarnai penyalahgunaan kekuasaan, konflik antarnarapidana, serta hierarki yang membuat kelompok lemah rentan menjadi korban.
Ketegangan meningkat setelah serangkaian kematian misterius terjadi. Para tahanan dan sipir kemudian harus menghadapi ancaman yang tidak mudah dijelaskan secara rasional.
Film tersebut memadukan unsur horor dengan aksi dan komedi gelap. Sejumlah ulasan yang muncul setelah pemutaran di Fantastic Fest turut menyoroti perpaduan genre tersebut sebagai salah satu karakter utama karya terbaru Joko Anwar.
Sebelum tampil di Fantastic Fest, Ghost in the Cell juga telah menjalani pemutaran perdana dunia melalui program Forum di Berlin International Film Festival 2026. Film ini kemudian melanjutkan perjalanan ke sejumlah festival internasional.
Direktur Pemrograman Fantastic Fest Annick Mahnert menyebut karya-karya yang menjadi pemenang tahun ini menunjukkan keberagaman budaya dan kemunculan talenta baru dalam sinema genre.
Sementara itu, pada kompetisi utama, penghargaan Film Terbaik diraih Girl in the Night karya Luka Marčetić. Penghargaan Sutradara Terbaik diberikan kepada Bertrand Mandico untuk Roma Elastica. Adapun Five More Minutes karya Javier Ruiz Caldera meraih Special Mention sekaligus Audience Award.
Fantastic Fest 2026 juga menghadirkan program Fantastic Pitches. Proyek Father Figure yang digarap Connor Martin bersama produser Josh Farnworth menjadi pemenang utama dan memperoleh dukungan pendanaan serta kesepakatan distribusi.
Prestasi Ghost in the Cell menambah catatan perjalanan film Indonesia di festival internasional. Film tersebut dijadwalkan memasuki bioskop Amerika Serikat pada 2 Oktober 2026.
