Ghost in the Cell Tembus 1 Juta Penonton dalam 6 Hari, Joko Anwar: Bukan Sekadar Film Horor!

Film Ghost in the Cell karya Joko Anwar tembus 1 juta penonton dalam 6 hari. Angkat kisah mencekam kehidupan di penjara, film ini juga sukses menembus pasar internasional.

Apr 24, 2026 18:00 · 5 bulan lalu
Ghost in the Cell Tembus 1 Juta Penonton dalam 6 Hari, Joko Anwar: Bukan Sekadar Film Horor!
Ghost in the Cell Tembus 1 Juta Penonton dalam 6 Hari, Joko Anwar: Bukan Sekadar Film Horor!

INFOBAIK I BANDUNG,- Film Ghost in the Cell kembali mencetak prestasi gemilang di industri perfilman Tanah Air. Dalam waktu hanya enam hari sejak penayangan perdananya pada 16 April 2026, film garapan Joko Anwar ini berhasil menembus angka 1.055.491 penonton di bioskop seluruh Indonesia.

Capaian ini tidak hanya menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat, tetapi juga menegaskan kekuatan cerita yang dihadirkan film tersebut. Bagi Joko Anwar, angka jutaan penonton bukanlah tujuan utama.

“Film ini bukan hanya untuk hiburan. Kami ingin memotret realitas yang dekat dengan kehidupan masyarakat,” ujarnya, Jumat (24/4/2026)

Mengangkat latar kehidupan di dalam lembaga pemasyarakatan, Ghost in the Cell menghadirkan kisah yang penuh ketegangan sekaligus refleksi sosial. Cerita berpusat pada konflik antar narapidana di Lapas Angsana, yang diwarnai dengan kekerasan, penindasan, hingga misteri kematian yang tak terpecahkan.

Nuansa horor semakin terasa ketika para penghuni penjara dihadapkan pada ancaman kekuatan tak kasat mata. Di tengah kondisi yang penuh ketidakadilan, para narapidana berusaha bertahan hidup sekaligus berubah menjadi pribadi yang lebih baik.

Film ini juga diperkuat deretan aktor papan atas seperti Abimana Aryasatya, Lukman Sardi, Marissa Anita, Rio Dewanto, hingga Tora Sudiro yang berhasil menghidupkan karakter dengan kuat dan emosional.

Tak hanya sukses di dalam negeri, Ghost in the Cell juga mencatat pencapaian internasional dengan telah dibeli oleh 86 negara. Hal ini menjadi sinyal positif bahwa film Indonesia semakin mendapat tempat di pasar global.

Joko Anwar pun menyampaikan rasa terima kasih kepada para penonton yang telah memberikan dukungan besar terhadap film ini.

“Sampai hari keenam, Ghost in the Cell sudah tembus satu juta penonton. Terima kasih untuk semua yang sudah menonton, mendiskusikan, mengkritik, dan merayakan film ini,” ungkapnya.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa film dengan pesan kuat dan kualitas produksi tinggi mampu menarik perhatian publik luas. Ghost in the Cell tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga membuka ruang diskusi tentang realitas sosial yang jarang tersentuh.

Dengan tren positif ini, bukan tidak mungkin film tersebut akan terus menambah jumlah penonton dan mencetak rekor baru di perfilman Indonesia.