Guru Besar ITB Ungkap Inovasi Terbaru, Seperti apa?
INFOBAIK.ID I BAMDUNG,- Prof. Dr. Ir. Ignatius Pulung Nurprasetio, MSME. dari Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara selaku plt. Wakil Dekan bidang Sumber Daya Sekolah Bisnis dan Manajemen ITB (SBM ITB) memukau audiens dengan orasi ilmiahnya yang berjudul “Pemantauan Kondisi Permesinan atau Machine Health Monitoring (MHM)” pada acara Orasi Ilmiah Guru Besar Institut Teknologi Bandung yang dilaksanakan secara hybrid di Gedung Aula Barat ITB pada hari Sabtu, 17 Juni 2023.
Dalam presentasinya, Prof. Ignatius mengungkapkan temuan terbarunya dalam bidang ini, memberikan wawasan yang menarik tentang perkembangan teknologi pemantauan kondisi mesin. Orasi ilmiah tersebut menjadi momen yang berharga dalam pengembangan pengetahuan dan teknologi di lingkungan kampus ITB.
Dibuka dengan sambutan hangat oleh ketua forum guru besar ITB, Prof. Edy Tri Baskoro, M.Sc., Ph.D., acara berjalan dengan khidmat dengan menampilkan 3 guru besar yang telah memberikan banyak kontribusi dalam dunia pendidikan di bidangnya masing-masing.
Mereka adalah Prof. Dr. Ir. Iwan Inrawan Wiratmadja, D.E.A. dari Fakultas Teknologi Industri, Prof. Dr. Ir. Yan Rizal, Dipl. Geol. dari Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian, dan Prof. Dr. Ir. Ignatius Pulung Nurprasetio, MSME. dari Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara.
Keberadaan mereka di acara ini menunjukkan betapa pentingnya peran mereka dalam memajukan dunia pendidikan di kampus ini.
Disambut sebagai dosen yang telah meraih banyak penghargaan dan mempublikasikan 35 makalah, Prof. Dr. Ir. Ignatius Pulung Nurprasetio, MSME. menyampaikan orasi dengan topik “Machine Health Monitoring (MHM)”. Ia mengungkapkan bahwa dengan melakukan monitoring secara berkala dan terus menerus terhadap, gejala kerusakan dapat diatasi lebih dini. Memahami bagian mana yang rusak lebih awal juga dapat membuat reparasi dapat dilakukan secara lebih matang, singkat, dan lancar.
Tak hanya itu, Prof. Ignatius juga menghidupkan suasana dengan membawa analogi menarik yang diambil dari film korea, “Romantic Doctor” dalam penyampaian latar belakang pemikirannya.
3 objek disampaikan dalam orasinya hari ini, yaitu rotating machineries yang telah ia kembangkan sejak saat merintis program doktoral, structural health monitoring atau pemantauan kondisi struktur, dan muscle fatigue detection.
Dalam keseluruhan presentasinya, beliau menyampaikan bahwa dirinya telah berhasil menerapkan pemantauan kondisi permesinan (MHM) pada mesin rotasi, dan saat ini sedang berfokus mengembangkan penerapan untuk pemantauan kesehatan struktur serta deteksi kelelahan otot. Proses pengembangan ini melibatkan kolaborasi dengan praktisi sport science dan kedokteran guna mencapai hasil yang optimal.
Orasi ia akhiri dengan menyanyikan singkat beberapa bait lagu “Wind Beneath My Wings” dari Bette Midler sebagai ungkapan terima kasihnya, yang dilanjutkan dengan pernyataan kode kehormatan sebagai guru besar.
Acara pun ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Prof. Dr. rer. Nat. Umar Fauzi setelah penandatanganan Kode Kehormatan oleh ketiga guru besar yang melakukan orasi pada hari ini.
