Hukum dan Tata Cara Salat Gerhana Bulan
Fenomena langka Gerhana Bulan Total akan kembali menghiasi langit Indonesia pada Minggu, 7 September 2025.
INFOBAIK I BANDUNG, - Fenomena langka Gerhana Bulan Total akan kembali menghiasi langit Indonesia pada Minggu, 7 September 2025. Kementerian Agama (Kemenag) mengimbau umat Islam di seluruh Tanah Air untuk menyambut momen ini dengan melaksanakan salat gerhana bulan (salat khusuf) sebagai bentuk penghayatan spiritual.
Berdasarkan informasi dari Kemenag, puncak gerhana diperkirakan terjadi pada:
01.11 WIB untuk wilayah Indonesia Barat,
02.11 WITA untuk wilayah Indonesia Tengah,
03.11 WIT untuk wilayah Indonesia Timur.
Hukum Salat Gerhana Bulan
Salat khusuf hukumnya sunah muakkadah atau sangat dianjurkan. Ulama besar asal Banten, Syekh Nawawi Al-Bantani, dalam kitab Nihayatuz Zain menjelaskan bahwa pelaksanaannya tidak jauh berbeda dengan salat sunah lainnya. Bahkan, salat ini memiliki tiga tingkatan kesempurnaan, mulai dari yang paling minimal (dua rakaat seperti salat Zuhur) hingga yang paling sempurna dengan bacaan surat-surat panjang.
Tata Cara Salat Gerhana Bula
Berikut tata cara pelaksanaan salat gerhana bulan sebagaimana dianjurkan:
1. Niat salat gerhana disertai takbiratul ihram:
أُصَلِّي سُنَّةَ الخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ لله تَعَالَى
Ushallî sunnatal khusûf rak'ataini lillâhi ta'âlâ.
Artinya: Saya niat shalat sunah gerhana bulan dua rakaat karena Allah SWT.
2. Membaca doa iftitah
3. Membaca ta’awudz dan Al-Fatihah
4. Membaca surat Al-Qur’an dengan jahr (lantang)
5. Rukuk pertama (diperpanjang)
6. I’tidal (bangkit dari rukuk)
7. Membaca Al-Fatihah kembali
8. Membaca surat lebih pendek dari sebelumnya
9. Rukuk kedua (lebih singkat)
10. I’tidal
11. Sujud pertama
12. Duduk di antara dua sujud
13. Sujud kedua
Rakaat kedua dilakukan dengan tata cara serupa, namun bacaan surat lebih pendek dibanding rakaat pertama. Salat ditutup dengan tasyahud akhir dan salam.
Kemenag menegaskan bahwa gerhana bukanlah sekadar fenomena astronomi, tetapi menjadi momen kontemplasi dan pengingat kebesaran Allah SWT. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk tidak hanya mengamati fenomena ini, tetapi juga mengisinya dengan ibadah.
Jadi, jangan lewatkan kesempatan langka menyaksikan Gerhana Bulan Total besok malam sekaligus menghidupkan sunnah dengan salat khusuf bersama keluarga dan masyarakat di masjid terdekat.
