IAPE 2025 di Bandung: Pameran Apparel Terbesar Dorong Kebangkitan Industri Tekstil Indonesia
Pertumbuhan ekonomi Jawa Barat pada triwulan II tahun 2025 mencatat angka impresif sebesar 5,23%, melampaui pertumbuhan ekonomi nasional.
INFOBAIK I BANDUNG, – Pertumbuhan ekonomi Jawa Barat pada triwulan II tahun 2025 mencatat angka impresif sebesar 5,23%, melampaui pertumbuhan ekonomi nasional. Capaian ini menegaskan daya tahan Jawa Barat sebagai salah satu motor penggerak perekonomian Indonesia.
Sektor Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) masih menjadi penopang penting. Pada kuartal I 2025, nilai ekspor TPT mencapai USD 2,99 miliar, naik 1,53% dibanding periode yang sama tahun lalu. Kinerja positif ini memperlihatkan peran vital industri tekstil sebagai salah satu sektor padat karya yang menopang manufaktur nasional. Dengan pertumbuhan ekonomi yang terus positif, sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan komunitas kreatif diharapkan mampu menjaga momentum kebangkitan industri tekstil Indonesia di era persaingan global.
Momentum kebangkitan industri TPT semakin kuat dengan digelarnya Indonesia Apparel Production Expo (IAPE) 2025 di Bandung Convention Centre, 17–20 September 2025. Pameran apparel terbesar di Jawa Barat ini menghadirkan ratusan perusahaan apparel dan teknologi produksi mutakhir, mulai dari mesin jahit, mesin bordir, alat sablon modern, hingga digital printing ramah lingkungan.
Ketua Penyelenggara IAPE 2025, Bryan Whildan Arsaha, mengatakan pameran ini menjadi wadah penting bagi pelaku industri apparel untuk beradaptasi dengan tren global. “IAPE diharapkan menjadi motor optimisme di tengah tantangan, seperti gempuran impor murah dan kebijakan tarif ekspor yang kurang mendukung dari sejumlah negara,” ujarnya, Kamis (18/9/2025).
Selain pameran utama, IAPE 2025 juga menyuguhkan 12 sesi talkshow Apparel Talk dengan menghadirkan 25 narasumber, live demo teknologi produksi, hingga business matching. Tak hanya itu, panitia juga membagikan 1.000 kaos gratis bagi pengunjung untuk menarik antusiasme masyarakat.
Bandung, yang sejak lama dikenal sebagai pusat industri tekstil dan fesyen, diharapkan dapat terus memperkuat posisinya sebagai barometer apparel nasional.
“Pameran ini bukan sekadar ajang promosi, tetapi juga sarana menjaga eksistensi Bandung sekaligus meningkatkan geliat industri apparel di tingkat lokal, regional, hingga nasional,”pungkasnya
