Jairo Riedewald Bakal Bela Timnas Indonesia?

Pemain yang saat ini memperkuat Royal Antwerp di Liga Belgia tersebut masuk dalam radar staf pelatih Garuda.

Feb 22, 2025 14:00 · 2 tahun lalu
Jairo Riedewald Bakal Bela Timnas Indonesia?
Jairo Riedewald Bakal Bela Timnas Indonesia? /detiksumsel

INFOBAIK I JAKARTA, – Timnas Indonesia berpeluang mendapatkan tambahan amunisi berkualitas jika berhasil menaturalisasi gelandang keturunan Suriname-Ambon, Jairo Riedewald. Pemain yang saat ini memperkuat Royal Antwerp di Liga Belgia tersebut masuk dalam radar staf pelatih Garuda.

Asisten pelatih Timnas Indonesia, Denny Landzaat, menegaskan bahwa Jairo akan disambut dengan tangan terbuka jika bersedia bergabung. “Jika terserah kepada kami, Jairo Riedewald tentu akan bergabung dengan kami. Dia akan diterima dengan senang hati,” ujar Denny Landzaat seperti dikutip dari Voetbal Primeur (16/2/2025).

Rekam Jejak Mentereng di Eropa

Jairo Riedewald lahir di Haarlem, Belanda, pada 9 September 1996. Kariernya cukup mentereng dengan rekam jejak di sejumlah klub elite Eropa. Ia mengawali karier profesionalnya bersama Ajax Amsterdam (2013-2017), kemudian hijrah ke Crystal Palace (2017-2024), sebelum akhirnya berlabuh di Royal Antwerp.

Bersama Ajax, Jairo pernah meraih gelar juara Eredivisie 2013/2014 dan menjadi runner-up UEFA Europa League 2016/2017. Selain itu, dia juga memiliki pengalaman memperkuat Timnas Belanda di berbagai level, mulai dari U-15 hingga senior.

Memenuhi Syarat Naturalisasi

Meskipun sempat membela Timnas Belanda pada Kualifikasi Euro 2016, Jairo masih memenuhi syarat untuk membela Timnas Indonesia berdasarkan regulasi FIFA 2021. Salah satu klausul dalam Pasal 9 Poin C menyatakan bahwa seorang pemain masih dapat berganti asosiasi jika belum memainkan lebih dari tiga pertandingan tipe A di level senior sebelum usia 21 tahun.

Jairo yang saat itu baru berusia 18 tahun saat memperkuat Belanda, masih berhak untuk berpindah kewarganegaraan dan membela Indonesia. Selain itu, garis keturunan ibunya yang memiliki darah Indonesia-Belanda membuatnya memenuhi syarat naturalisasi.

Dilirik Langsung oleh Patrick Kluivert

Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, secara terang-terangan mengakui ketertarikannya terhadap Jairo Riedewald. Dalam konferensi pers perkenalannya pada Januari lalu, Kluivert mengungkapkan bahwa dirinya sudah berbicara dengan Jairo untuk membujuknya agar bersedia dinaturalisasi.

“Secara pribadi saya sudah berbicara dengan beberapa pemain untuk dinaturalisasi, saya sibuk berdiskusi dengan pemain naturalisasi. Mungkin saya bisa membocorkan salah satu nama tersebut adalah Jairo Riedewald. Saya sudah berbicara dengannya dan berusaha meyakinkannya untuk dinaturalisasi secepatnya,” kata Kluivert.

Dengan pengalaman dan kualitas yang dimilikinya, kehadiran Jairo Riedewald tentu bisa menjadi tambahan kekuatan besar bagi Timnas Indonesia. Kini, semua bergantung pada keputusan sang pemain—akankah ia menerima pinangan Timnas Garuda dan menjadi bagian dari sejarah baru sepak bola Indonesia?

###

- Timnas Indonesia bakal mendapatkan keuntungan besar apabila berhasil menaturalisasi pemain keturunan Suriname-Ambon, Jairo Riedewald.

Mengutip Bola.com, Gelandang kelahiran Belanda ini juga diharapkan staf pelatih skuad Garuda untuk bisa bergabung.

Asisten pelatih Timnas Indonesia, Denny Landzaat, memastikan pihaknya bakal dengan senang hati menerima kehadiran Jairo Riedewald. Jika bisa dinaturalisasi, pemain berusia 28 tahun ini akan jadi tambahan amunisi berharga.

"Jika terserah kepada kami, Jairo Riedewald tentu akan bergabung dengan kami. Dia akan diterima dengan senang hati,” kata Denny Landzaat, seperti dikutip dari Voetbal Primeur (16-2-2025).

Pernyataan Denny tentu mengisyaratkan Jairo adalah satu di antara pemain berkualitas yang mendapatkan lampu hijau dari staf pelatih Timnas Indonesia untuk menjalani naturalisasi menjadi WNI.

Lantas, bagaimana rekam jejak Jairo Riedewald? Apakah pemain yang kini memperkuat klub kasta tertinggi Liga Belgia, Royal Antwerp, itu layak memperkuat skuad Garuda? Berikut Bola.com menyajikan ulasannya.

Jairo Riedewald bermain untuk Royal Antwerp di musim 2024/2025. (Dok. Royal Antwerp)

Pemain kelahiran Haarlem, 9 September 1996, ini punya reputasi yang mentereng di Eropa. Rekam jejaknya tersebut membuat Jairo Riedewald layak mendapatkan julukan sebagai pemain naturalisasi dengan kategori 'Grade A'.

Sebab, Jairo pernah bermain bersama sejumlah klub elite seperti Ajax Amsterdam (2013-2017), Crystal Palace (2017-2004), dan terakhir bermain untuk klub Liga Belgia, Royal Antwerp (2024 – sampai sekarang).

Dari perjalanan karier itu, pemain berpostur 182 cm ini pernah merasakan gelar juara Eredivisie 2013/2014 dan runner-up UEFA Europa League 2016/2017 bersama klub yang membesarkan namanya, Ajax Amsterdam.

Saat berusia muda, Jairo juga telah bolak-balik memperkuat Timnas Belanda. Dia tercatat pernah bermain untuk Timnas Belanda U-15, U-16, U-17, U-19, U-21, dan bahkan senior.

Bek Crystal Palace, Jairo Riedewald, tampak kecewa usai kebobolan gol ketiga melawan Aston Villa dalam laga lanjutan Liga Inggris 2020/21 pekan ke-15 di Villa park, Birmingham, Sabtu (26/12/2020). Crystal Palace kalah 0-3 dari Aston Villa. (AFP/Rui Vieira/Pool)

Jika berbicara soal garis keturunan, Jairo Riedewald punya percampuran darah yang cukup menarik. Sebab, gelandang berusia 28 tahun ini dilahirkan dari perbauran berbagai macam kelompok etnis.

Garis keturunan Indonesia didapatkan dari ibunya, yang punya darah Indonesia-Belanda. Sementara itu, ayah Jairo disebut-sebut berasal dari Suriname. Percampuran inilah yang membuat sosok Jairo terhitung multi-kultur.

Darah keturunan dari ibunya itulah yang membuat Jairo Riedewald berstatus 'eligible' untuk memperkuat Timnas Indonesia, meski sebelumnya, pada medio 2015, dia pernah bermain untuk Timnas Belanda.

Jairo memang tercatat pernah tiga kali bermain untuk skuad Oranje. Momen itu tersaji pada fase Kualifikasi Euro 2016 ketika Timnas Belanda bertanding menghadapi Turki, Kazakhstan, dan Ceko.

Kendati sudah tercatat pernah bermain untuk Timnas Belanda, Jairo Riedewald masih bisa memperkuat Timnas Indonesia. Hal ini didasarkan pada regulasi FIFA menyoal naturalisasi pemain yang dirilis pada 2021.

Dalam klausul yang tercantum pada Pasal 9 Poin C, batas seorang pesepak bola untuk bisa pindah asosiasi sepak bola adalah memainkan tiga pertandingan Tipe A di level senior.

"Pemain tidak bermain lebih dari tiga pertandingan internasional tipe 'A' dengan mewakili asosiasinya, baik di kompetisi resmi maupun bukan kompetisi resmi," bunyi regulasi FIFA yang membuka peluang Jairo perkuat skuad Garuda itu.

Selain itu, regulasi lainnya yang memperkuat klaim tersebut tertera pada Pasal 9 Ayat 2 Poin B, yang berbunyi, “Saat yang bersangkutan main terakhir kali pada kompetisi resmi dalam asosiasi tertentu, belum berusia 21 tahun".

Ini sesuai status Jairo ketika memperkuat Timnas Belanda pada Kualifikasi Euro 2016 itu. Sebab, saat itu, dia memainkan laga bersama skuad Oranje ketika usianya di bawah 21 tahun, tepatnya saat menginjak 18 tahun.

Sudah Digoda Patrick Kluivert

L

Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, tampaknya sudah ingin banget menggaet Jairo ke skuad Garuda. Sebab, dalam sesi konferensi pers perkenalannya pada Januari lalu, dia secara spesifik menyinggung nama Jairo Riedewald.

Patrick menegaskan, dirinya sedang berusaha meyakinkan gelandang berusia 28 tahun itu untuk bersedia menerima tawaran menjadi WNI.

Dia berharap, proses naturalisasi Jairo bisa dilakukan secepatnya.

"Secara pribadi saya sudah berbicara dengan beberapa pemain untuk dinaturalisasi, saya sibuk berdiskusi dengan pemain naturalisasi," kata Patrick Kluivert dalam sesi konferensi pers (12-1-2025) sore WIB.

"Mungkin saya bisa membocorkan salah satu nama tersebut adalah Jairo Riedewald, saya sudah berbicara dengannya dan berusaha meyakinkannya untuk dinaturalisasi secepatnya," imbuh Kluivert.