Viral dari NTT! Anak Babi Bermata Satu Berwajah Mirip Manusia Gegerkan Warga, Ini Penjelasan Medisnya

Viral di NTT, anak babi bermata satu dengan wajah mirip manusia lahir di TTU. Ini penjelasan medis di balik fenomena langka yang gegerkan warga.

Apr 20, 2026 20:00 · 6 bulan lalu
Viral dari NTT! Anak Babi Bermata Satu Berwajah Mirip Manusia Gegerkan Warga, Ini Penjelasan Medisnya
Viral dari NTT! Anak Babi Bermata Satu Berwajah Mirip Manusia Gegerkan Warga, Ini Penjelasan Medisnya

INFOBAIK I NTT, - Peristiwa langka menghebohkan warga Desa Oelami, Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT). Seekor anak babi lahir dengan kondisi tak biasa—hanya memiliki satu mata dan bentuk wajah yang disebut-sebut menyerupai manusia.

Kejadian ini langsung menyita perhatian warga setempat hingga viral di media sosial. Foto-foto anak babi tersebut menyebar luas, memicu beragam reaksi—mulai dari rasa penasaran hingga spekulasi yang tidak berdasar.

Kapolsek Miomaffo Timur, Aris Salama, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa anak babi itu merupakan salah satu dari tiga ekor yang dilahirkan induknya milik warga bernama Samuel Ledo. Dua anak babi lainnya lahir normal, sementara satu mengalami kelainan fisik yang mencolok.

“Memang benar ada kelahiran anak babi dengan satu mata dan bentuk wajah yang tidak biasa. Namun ini murni kelainan genetik,” ujar Aris kepada detikcom

Ciri fisik anak babi tersebut cukup unik. Selain hanya memiliki satu mata di bagian tengah wajah, mulutnya menyerupai paruh burung, dan bentuk kepalanya sekilas tampak seperti wajah manusia. Kondisi ini dikenal dalam dunia medis sebagai kelainan langka yang bisa terjadi akibat gangguan perkembangan embrio.

Sayangnya, anak babi tersebut hanya mampu bertahan hidup sekitar 15 menit setelah dilahirkan. Aparat setempat bersama pemilik ternak kemudian memutuskan untuk segera menguburkannya.

Bhabinkamtibmas Desa Oelami, Ryan Welsyah, turut turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi dan mencegah berkembangnya isu-isu yang menyesatkan di masyarakat.

Pihak kepolisian mengimbau warga agar tidak mengaitkan kejadian ini dengan hal-hal mistis atau takhayul. Fenomena seperti ini, meski jarang terjadi, memiliki penjelasan ilmiah yang dapat dipahami secara medis.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa fenomena alam yang tampak “aneh” seringkali memiliki dasar ilmiah. Namun di sisi lain, keunikan kasus ini tetap menarik perhatian publik dan menjadi perbincangan hangat di jagat maya.

Dengan cepatnya penyebaran informasi di era digital, masyarakat diharapkan lebih bijak dalam menyikapi setiap kejadian viral—memilah fakta dari spekulasi, serta mengedepankan logika dan pengetahuan