Jawa Barat Cetak Pertumbuhan Ekonomi 5,85 Persen, Industri dan Transportasi Jadi Mesin Utama

Ekonomi Jawa Barat tumbuh 5,85 persen pada triwulan IV 2025, melampaui nasional. Konsumsi rumah tangga, investasi, dan sektor industri jadi penopang utama.

May 18, 2026 17:55 · 5 bulan lalu
Jawa Barat Cetak Pertumbuhan Ekonomi 5,85 Persen, Industri dan Transportasi Jadi Mesin Utama
Jawa Barat Cetak Pertumbuhan Ekonomi 5,85 Persen, Industri dan Transportasi Jadi Mesin Utama /RRI

INFOBAIK I BANDUNG,- Perekonomian Jawa Barat menunjukkan kinerja impresif pada triwulan IV 2025. Pertumbuhan ekonomi provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia tercatat mencapai 5,85 persen secara year on year (yoy), meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya yang sebesar 5,19 persen (yoy).

Capaian tersebut juga melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di angka 5,39 persen (yoy), menegaskan posisi Jawa Barat sebagai salah satu motor penggerak ekonomi nasional.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat, Junanto Herdiawan mengatakan, pertumbuhan ekonomi pada akhir tahun 2025 mendorong peningkatan aktivitas masyarakat selama momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru 2026.

“Peningkatan permintaan domestik seiring meningkatnya aktivitas dan mobilitas masyarakat menjadi faktor utama yang mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Barat pada triwulan IV 2025,” ujar Junanto, Senin (18/5/2026).

Dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga menjadi kontributor terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi Jawa Barat. Selain itu, investasi dan konsumsi pemerintah juga memberikan dorongan signifikan terhadap laju pertumbuhan.

Sementara dari sisi lapangan usaha, sektor Industri Pengolahan masih menjadi tulang punggung perekonomian Jawa Barat. Selain itu, sektor transportasi, konstruksi, serta informasi dan komunikasi juga mencatatkan pertumbuhan positif seiring meningkatnya aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.

Junanto menjelaskan, secara keseluruhan sepanjang tahun 2025, perekonomian Jawa Barat tumbuh sebesar 5,32 persen (yoy). Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar 4,95 persen (yoy).

Hanya saja, capaian tersebut juga lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional tahun 2025 yang berada di level 5,11 persen (yoy).

Menurutnya, kinerja positif tersebut tidak lepas dari meningkatnya realisasi investasi, baik Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), yang turut mendorong pertumbuhan pada komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB).

Peningkatan investasi tersebut dinilai menjadi sinyal positif bagi iklim usaha di Jawa Barat. Dengan dukungan sektor industri manufaktur yang kuat, infrastruktur yang terus berkembang, serta tingginya konsumsi domestik, Jawa Barat diproyeksikan tetap menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional pada tahun 2026.