Jejak Kuliner Bandung Bertahan Puluhan Tahun, Lima Bakmi Legendaris Ini Masih Diburu

Lima bakmi legendaris di Bandung bertahan puluhan tahun dan menjadi bagian dari sejarah kuliner kota, mulai dari Mi Raos hingga Toko You.

Sep 27, 2026 12:00 · 10 hari lalu
Jejak Kuliner Bandung Bertahan Puluhan Tahun, Lima Bakmi Legendaris Ini Masih Diburu
Jejak Kuliner Bandung Bertahan Puluhan Tahun, Lima Bakmi Legendaris Ini Masih Diburu

INFOBAIK I BANDUNG – Ragam kuliner di Bandung tidak hanya berkembang mengikuti tren, tetapi juga mempertahankan sejumlah hidangan yang telah melewati pergantian generasi. 

Bakmi menjadi salah satu kuliner yang menunjukkan daya tahan tersebut, dengan sejumlah kedai yang telah beroperasi sejak puluhan tahun lalu dan tetap menjadi pilihan masyarakat.

Keberadaan kedai-kedai tersebut memperlihatkan bagaimana cita rasa yang dipertahankan dari waktu ke waktu dapat menjadi bagian dari identitas kuliner Kota Bandung. Dari mi ayam sederhana hingga mi yamin dengan beragam isian, pilihan bakmi di Bandung menawarkan karakter rasa yang berbeda.

BACA JUGA: Bandung dalam Semangkuk Kuah: 12 Kuliner Hangat Favorit Warga Saat Hujan Turun

Salah satu yang memiliki sejarah panjang adalah Mi Raos, yang lebih dikenal masyarakat sebagai Mi Rica Kejaksaan. Kedai ini disebut telah hadir sejak dekade 1960-an dan dikenal dengan sajian mi bercita rasa pedas.

Mi Rica Kejaksaan berada di kawasan Jalan Kejaksaan. Selain mi rica, tersedia sejumlah pilihan minuman yang dapat menjadi pendamping hidangan. Beberapa cabangnya antara lain berada di Jalan Kejaksaan No. 7, Paskal Hyper Square, dan Mekarwangi.

Kuliner bakmi dengan sejarah panjang lainnya adalah Toko You di Jalan Hasanudin No. 12. Rumah makan ini telah berdiri sejak 1947 dan menyajikan berbagai hidangan, mulai dari masakan bergaya Chinese food hingga menu Nusantara.

Mi yamin menjadi salah satu menu yang dapat ditemukan di Toko You. Berdasarkan daftar menu 2026, mi kering atau yamin dengan pangsit dibanderol sekitar Rp50.000, sementara mi kuah dengan bakso sapi juga berada di kisaran harga yang sama.

Sementara itu, Bakmi Parahyangan telah hadir sejak 1975. Kedai ini memiliki beberapa cabang di Bandung, termasuk kawasan Sukajadi dan Dalem Kaum.

Pilihan menu Bakmi Parahyangan cukup beragam, dengan mi atau yamin yang dapat dipadukan dengan ayam, jamur, bakso, pangsit hingga rica. Harga menu bervariasi sesuai pilihan topping dan cabang.

Pilihan lainnya adalah Mi Baso Akung yang telah hadir di Bandung sejak 1996. Berlokasi di Jalan Lodaya No. 123, tempat makan ini menawarkan mi yamin dengan beragam isian.

Salah satu kombinasi yang menjadi pilihan pengunjung adalah BPTSC, yakni bakso, pangsit, tahu, siomay dan ceker. Dengan kombinasi tersebut, satu porsi mi dapat disajikan bersama sejumlah pelengkap sekaligus.

Adapun Mi Ayam Cipaganti menjadi pilihan lain bagi pencinta mi ayam. Kuliner ini dikenal melalui sajian mi ayam yang dijajakan dari gerobak di kawasan Cipaganti dan memiliki sejumlah cabang di Bandung.

Satu porsi mi ayam umumnya dilengkapi suwiran ayam, jamur kuping, bakso dan kulit pangsit. Harga yang tercantum pada salah satu cabang di Sukajadi berada mulai Rp13.000 untuk mi ayam, sedangkan mi ayam bakso dan paket lengkap mi ayam bakso pangsit sekitar Rp20.000.

Kelima tempat tersebut memperlihatkan karakter berbeda dalam mempertahankan kuliner berbasis mi di Bandung. Usia usaha yang mencapai puluhan tahun juga menjadi bagian dari daya tarik, terutama bagi masyarakat yang ingin menikmati makanan sekaligus mengenal jejak kuliner kota.

Bagi wisatawan maupun warga Bandung, keberadaan kedai-kedai tersebut menjadi pilihan untuk menikmati hidangan mi dengan latar sejarah yang panjang, di tengah semakin beragamnya perkembangan kuliner modern.